Mahasiswi STIKes Respati Tasikmalaya Edukasi Warga Tentang Jamban Sehat

Kamis, 13 Februari 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Mahasiswi STIKes Respati sedang melaksanakan implementasi Pengalaman Belajar Lapangan Terintegrasi (PBLT) III di Kampung Petir Dusun Cihandeuleum RT 02 RW 12 Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi yang baik m melalui edukasi tentang jamban sehat dan septic tank guna mencegah penyebaran penyakit serta menjaga kebersihan lingkungan.

Acara dihadiri warga setempat serta sejumlah tokoh masyarakat dan salah satu pembimbing lapangan yang juga merupakan tenaga kesehatan Ibu Ucu Serta Dosen Pembimbing Kampus Pak Rifky dan Ibu Waket 1. Tasikmalaya.

Para peserta diberikan penjelasan mengenai standar jamban sehat, cara membuat septic tank yang ramah lingkungan, serta dampak buruk dari kebiasaan buang air besar sembarangan.

Menurut Anggi Andini Mahasiswi STIKes Respati, edukasi ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap sanitasi.

“Dengan adanya jamban sehat dan pengelolaan limbah yang baik, kita bisa mencegah berbagai penyakit seperti diare dan infeksi saluran pencernaan,” ujarnya, Kamis (13/02/2025).

Tak hanya teori, kegiatan ini juga diisi dengan melakukan pre-test dan post-test untuk melihat capaian dari pengetahuan masyarakat sesudah dan sebelum dilakukan edukasi.

Nampak warga yang hadir begitu antusias dan aktif bertanya mengenai berbagai aspek sanitasi yang selama ini belum mereka pahami.

Anggi sendiri berharap kegiatan tersebut bisa memberikan efek positif dengan masyarakat yng semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan dan mampu menerapkan pola hidup sehat demi kesejahteraan bersama,” pungkas Anggi.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru