Redam Polemik, KPUD Pakpak Bharat Adakan Konferensi Pers Terkait ‘Kultivasi Ladang Ganja’

Jumat, 22 November 2024 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Gegara pertanyaan panelis KPUD Kabupaten Pakpak Bharat dalam debat publik kandidat calon kepala daerah pada 17 November 2024 kemarin menuai polemik.

Saat debat, polemik muncul ketika pemandu membacakan pertanyaan yang diawali dengan kutipan pengantar keberadaan kultivasi ladang ganja yang ada di kabupaten Pakpak Bharat.

Pertanyaan ini langsung ditampik oleh Franc Bernhard Tumanggor selaku Kandidat calon Bupati Pakpak Bharat dengan menegaskan bahwa di Kabupaten Pakpak Bharat tidak ada kultivasi ladang ganja.

Tak ayal pertanyaan yang dilontarkan pemandu acara menjadi sorotan publik Pakpak Bharat, karena dipandang dapat memunculkan stigma negatif terhadap kabupaten Pakpak Bharat.

Untuk meredam situasi panas, KPUD Daerah Kabupaten Pakpak Bharat menggelar konferensi pers untuk memberikan penjelasan tentang Materi Pertanyaan panelis tersebut, Salak, Kamis (21/11/2024).

Ketua KPUD Pakpak Bharat Basra Munte, S.H yang hadir bersama Komisioner Lakitang Lubis menjelaskan bahwa isi dari pertanyaan panelis tidak diketahui oleh KPUD Pakpak Bharat sebelum muncul dibacakan pembawa acara.

“Kita tidak mengetahui isi dari pertanyaan yang didalam amplop dan disegel sebelum muncul, sehingga kita juga sebenarnya tidak menyangka pertanyaan sedemikian akan timbul,” ungkap Basra Munte.

Basra juga menyampaikan bahwasannya panelis dalam debat Publik Kabupaten Pakpak Bharat juga menjadi panelis dalam debat kandidat Cakada Mandailing. Seharusnya pertanyaan itu muncul dalam debat kandidat Mandailing.

Ketua KPU berjanji akan menghadirkan panelis yang bernama Zulkarnain untuk secara resmi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Pakpak Bharat.

Namun saat ditanya kapan ketua KPU menjawab secara spontan belum dapat memastikan waktunya kapan.

“Sesuai keinginan rekan rekan akan kami upayakan. Namun KPU belum bisa memastikan waktunya,” pungkas Basra Munte.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Evaluasi 10 Program Pokok, Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya Sambangi Bungursari
KKN Unsa Angkatan XXIX di Desa Mappakalompo Sukses Besar, Camat dan Kades Kompak Puji Mahasiswa
Tok! Seluruh Fraksi DPRD Pakpak Bharat Setujui Ranperda P-APBD 2026
Atasi Persoalan Sampah, Kelurahan Bungursari Tasikmalaya Dorong Optimalisasi Bank Sampah
KKN Profesi Unsa Angkatan XXIX di Kejari Makassar Sukses Ditarik
Hasil Operasi Agustus 2026: Polres Garut Ungkap 12 Kasus Narkotika, 16 Tersangka Diamankan
Viral, Gegara Cemburu, Dua Pelajar SMP di Garut Jadi Korban Perundungan dan Penganiayaan
Lapas Kendal Perkuat Komitmen Tugas, Pejabat Struktural Teken Perjanjian Kinerja 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:55 WIB

Evaluasi 10 Program Pokok, Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya Sambangi Bungursari

Kamis, 10 September 2026 - 20:37 WIB

KKN Unsa Angkatan XXIX di Desa Mappakalompo Sukses Besar, Camat dan Kades Kompak Puji Mahasiswa

Kamis, 10 September 2026 - 19:28 WIB

Tok! Seluruh Fraksi DPRD Pakpak Bharat Setujui Ranperda P-APBD 2026

Kamis, 10 September 2026 - 18:38 WIB

Atasi Persoalan Sampah, Kelurahan Bungursari Tasikmalaya Dorong Optimalisasi Bank Sampah

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

KKN Profesi Unsa Angkatan XXIX di Kejari Makassar Sukses Ditarik

Berita Terbaru

Berita terbaru

Tok! Seluruh Fraksi DPRD Pakpak Bharat Setujui Ranperda P-APBD 2026

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:28 WIB

Berita terbaru

KKN Profesi Unsa Angkatan XXIX di Kejari Makassar Sukses Ditarik

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:16 WIB