Inovatif, Yuk Intip Kreativitas Bank Sampah Sapari Mandiri Sambong Tengah

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Berbagai cara kreatif mengolah sampah plastik dan kertas dilakukan oleh Bank Sampah Sapari Mandiri Sambong Tengah kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Seperti diketahui, sampah diproduksi setiap hari oleh masyarakat seiring dengan banyaknya kebutuhan yang dikonsumsi masyarakat tentunya akan banyak memproduksi sampah.

Karena sampah acapkali diabaikan sehingga jika ada seseorang yang mengatakan bahwa kita tidak bertanggung jawab dalam hal memelihara lingkungan, itu wajar.

Sebagaimana yang kita ketahui pula, bahwa tampilan zahir mencerminkan keadaan batinnya seseorang.

Biasanya, kita juga sering merasa tidak tahu harus berbuat apa terhadap apa yang telah kita lakukan. Karena itu, setidaknya ada solusi sedikit dari penulis tentang berbagai cara kreatif mengolah sampah.

Namun tidak sedikit yang peduli dengan lingkungan yang bersih, salah satunya Bank Sampah Sapari Mandiri Sambong Tengah Mangkubumi kota Tasikmalaya selain peduli lingkungan inovasi dan kreativitas mengolah sampah menjadi nilai ekonomis.

Bank Sampah Sapari Mandiri Sambong Tengah kecamatan Mangkubumi mengolah sampah rumah tangga menjadi souvenir yang memiliki nilai jual.

Produk yang dihasilkan sungguh diluar dugaan seperti tutup botol Air Mineral menjadi Tas, kertas bekas menjadi minatur becak dan sepeda, gantungan kunci pas bunga, gantungan kunci model angklung dan banyak lainnnya.

Salah satu produk bernilai ekonomis hasil buah tangan Bank Sampah Sapari Mandiri Sambong Tengah

Direktur Bank Sampah Sapari Mandiri Sambong Tengah Nanang Tarya Somantri mengatakan, sebanyak enam ratus picis dari berbagai item sudah diproduksi ,” ungkapnya kepada waratawan di kediamannya Rabu (12/06/2024).

Nanang menyebut, sampah yang diolahnya menjadi kerajinan yang tidak kalah dari produk buatan luar negeri, sekalipun ini murni hasil dari anggota Sapari Mandiri yang peduli dengan lingkungan yang bersih.

“Plastik dan kertas bekas yang digunakan adalah tutup botol air mineral kaminsulal menjadi kantong keranjang yang cantik selain itu kami juga membuat gantungan kunci dari bahan panel, gantungan kunci berbentuk angklung dari bahan kertas,” jelas Nanang.

Bermula dari lingkungan yang kotor dari sampah, Sapari Mandiri berpikir bagaimana bisa menjadi kerajinan, lalu sampah dipilah barulah dipikirkan kembali agar menjadi layak masih bisa digunakan.

“Ya, seperti mengubah botol, korek gas, bungkus rokok, kardus, dan lain sebagainya disulap menjadi cindramata,” kata Nanang

Namun hasil ini tidak akan menjadi baik ketika pihak pemerintah tidak membantu pemasarannya.

“Minamal prodak kami di bikin contoh di kantor pemerintahan bisa dipajangkan agar bisa membantu memperkenalkan prodak sampah Sapari Mandiri,” pintanya.

Lanjut Nanang, pihak kelurahan Sambongpari mengaku sudah berusaha membantu Bank Sampah Sapari Mandiri Sambong Tengah dengan warung Wangsit untuk menjual Produk Bang sampah Sapari Setiap hari Rabu.

“Orang yang membeli produk kami berarti peduli terhadap lingkungan,” pungkas Nanang.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB