Pemkot Tasikmalaya Masuk Peringkat 18 Kota dengan Realisasi Pendapatan Tertinggi di Indonesia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi dan evaluasi Triwulan I Tahun 2024. (Poto: Kominfo Kota Tasikmalaya)

Rapat Koordinasi dan evaluasi Triwulan I Tahun 2024. (Poto: Kominfo Kota Tasikmalaya)

Tasikmalaya, MNP – Prestasi membanggakan diraih Pemerintahan Kota Tasikmalaya yang sukses masuk dalam 20 kota yang memiliki realisasi pendapatan tertinggi di Indonesia untuk Triwulan I Tahun 2024, lebih tepatnya menempati peringkat 18 dari 98 kota/kabupaten di Indonesia.

Sedangkan di Provinsi Jawa Barat, Kota Tasikmalaya menempati peringkat 5 dengan realisasi penerimaan pendapatan terbaik setelah Cimahi, Tangsel, Sukabumi, dan Tangerang.

Hal ini berdasarkan pada data dari Dirjen Bina Keuangan Negara Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang di release hari Senin, 13 Mei 2024.

Untuk mengoptimalkan pendapatan, PJ Walikota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah dan Sekretaris Daerah Ivan Dicksan bersama para Kepala OPD menggelar Rapat Koordinasi dan evaluasi Triwulan I Tahun 2024 yang berlangsung di ruang rapat Bapenda Kota Tasikmalaya.

Dalam rapat tersebut Pj. Wali Kota Tasikmalaya menyatakan, bahwa ini merupakan prestasi membanggakan yang membuktikan bahwa sinergitas dan kolaborasi seluruh stakeholder serta para dinas terkait dalam mengoptimalkan penerimaan keuangan daerah.

“Walaupun melihat realisasi penerimaan pendapatan daerah yang baru mencapai 29,27%, namun setelah Rakor dan evaluasi serta melihat trend menyatakan optimis pendapatan daerah Kota Tasikmalaya akan mencapai target yang ditentukan pada triwulan selanjutnya,” kata Cheka Virgowansyah.

Ditempat sama, Kepala Bapenda Kota Tasikmalaya Haddy Riady menyebut, perlu beberapa tindakan optimalisasi yang dilakukan untuk terus menggenjot penerimaan dari potensi yang ada.

Bapenda lanjut Haddy, telah melaksanakan dan akan melaksanakan beberapa kegiatan dalam mencapai optimalisasi penerimaan pendapatan, khususnya pada sektor pajak daerah diantaranya terus melaksanakan sosialisasi peraturan baru pada wajib pajak dan masyarakat Kota Tasikmalaya, melakukan klarifikasi piutang pajak daerah.

“Juga kami akan terus menggali potensi dengan pendataan wajib pajak baru, melaksanakan pengawasan, kepatuhan, dan evaluasi pendapatan daerah, serta melaksanakan kegiatan Musapahah (Makan-makan Upload Struk Dapat Hadiah) untuk menggenjot penerimaan pajak restoran,” jelas Haddy.

Dalam rapat evaluasi tersebut para perangkat daerah pengelola retribusi juga sedang melaksanakan beberapa kegiatan untuk mengoptimalkan penerimaan retribusi, antara lain Dinkes, Dinas LH, Dishub, Diskoperindag, PUTR, Disporabudpar, DKP3.

“Saya berharap agar seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam pengelolaan pendapatan daerah dapat bersama-sama bersinergi dan berjuang dalam mencapai target yang telah ditetapkan demi pembangunan Kota Tasikmalaya,” harap Haddy.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Tasikmalaya Ahmad Suparman menambahkan, prestasi ini sebagai motivasi bagi seluruh jajaran.

“Yang bagus dipertahankan, yang buruk ditingkatkan lagi agar lebih baik. Semoga pada triwulan berikutnya tidak jauh dari harapan, kita harus optimis,” tegasnya saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Jumat (17/05/2024).

Ahmad mengatakan, semua jajaran Bapenda harus satu komando menurut arahan dari Kepala Badan.

“Tiap bidang memiliki target dan dengan memanfaatkan SDM yang ada semua lini punya tanggung jawab bersama untuk pencapaian maksimal,” pungkasnya.

Loading

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB