Ciamis, MNP – Tradisi ziarah kubur bersama keluarga besar masih terus dilestarikan sejumlah umat Islam di Indonesia saat Idul Fitri.
Seperti halnya warga RT 10 RW 05 Kampung Bojongmalang Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat.
Warga di kampung ini, masih berkomitmen merawat tradisi atau kebiasaan yang sejak dulu terus dilakukan, utamanya jelang Hari Raya Idul Fitri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apalagi, jika dipantau kegiatan ziarah kubur di perayaan Lebaran (Idul Fitri, red) intensitasnya cukup tinggi dibanding hari biasa.
Jika mengutip hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah, melakukan ziarah kubur hukumnya adalah Sunnah.
Karena ketika melakukan ziarah kubur maka secara tidak langsung akan mengingatkan kita kepada kematian yang bisa datang kapanpun dan dimanapun.
Selain itu, Ziarah kubur memiliki arti mengunjungi makam orang yang sudah meninggal. Para penziarah turut mendoakan orang yang sudah tiada dengan membaca tahlil, selawat, atau surah-surah dalam Al-Qur’an.
Nazmudin, salah satu tokoh agama di Kampung Bojongmalang menyebut, aktifitas ziarah kubur ini sudah menjadi rutinitas dilakukan setiap Hari Raya Lebaran, baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha.
“Kegiatan ziarah ini memang Tradisi bagi setiap keluarga di Kampung Bojongmalang, bahkan kurang afdol, jika kami tidak ziarah. Banyak hikmah yang diambil dari ziarah kubur,” ucapnya, Rabu (10/04/2024).
Dijelaskan Najmudin, berziarah itu akan mengingatkan pada kematian, bahwa tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.
“Oleh karenanya, dengan berziarah akan terus mengingatkan kita bahwa suatu saat kita juga akan berada di pemakaman ini,” tandasnya.
![]()
Penulis : Red









Tinggalkan Balasan