Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat, FRanc Bernhard Tumanggor mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan perwakilan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI di Rumah Dinas Bupati Pakpak Bharat, Salak.
Pertemuan ini dilakukan guna menindaklanjuti usulan lahan potensial untuk pengembangan dan investasi budidaya durian kerja sama antara Pemerintah RI dengan RRT di Kabupaten Pakpak Bharat.
“Kita bahas teknis kerja samanya, teknis budidaya durian bernilai ekonomis tinggi, untuk kita kembangkan melalui kerja sama antara Pemerintah RI dan RRT di Kabupaten Pakpak Bharat,” jelas Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor belum lama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan ini juga dipaparkan hasil monitoring kunjungan lapangan atas usulan lahan yang disampaikan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat beberapa waktu lalu.
Perwakilan Kemenko Marves RI, DR. Van Basten menyebut, setelah survey dan melihat langsung, memang sangat cocok untuk budidaya durian, topografinya, iklim dan sebagainya.
“Nanti hasil kunjungan lapangan dan pertemuan ini akan kami bawa dan laporkan kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi di Jakarta,” jelas DR. Van Basten.
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bersama Pemerintah Pusat melalui Kemenko Marves RI saat ini tengah menggarap kerja sama pengembangan tanaman durian dengan Pemerintah RRT.
Tanaman yang dikenal sebagai raja buah ini dipandang sangat potensial dan berkualitas tinggi di Kabupaten Pakpak Bharat khususnya di Kecamatan Pagindar.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan