Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor berkunjung ke Distrik Khlong Luang, Provinsi Pathum Thani, Negara Thailand.
Kedatangannya tersebut untuk mengikuti study pengembangan tanaman durian di Negeri yang dikenal sebagai penghasil durian kualitas terbaik dunia ini.
Bersama Franc Bernhard Tumanggor, turut serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP dan Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Pakpak Bharat, Sahat Parulian Boangmanalu, S.Pd, MM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka tergabung dalam rombongan study yang dibentuk oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI.
Kunjungan Bupati di Negeri Gajah Putih ini, berdasarkan undangan yang diterima dari Crystal Harvest Co., Ltd., sebuah Perusahaan eksportir durian dari Thailand ke China, yang berminat besar mengembangkan tanaman durian di Kabupaten Pakpak Bharat.
Perusahaan besar yang sejak lama menggeluti pengembangan dan bisnis durian ini mengajak Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor guna bertukar pikiran dalam dan berbagi informasi tentang pertanian pabrikan durian.

Di tempat ini, Franc Bernhard Tumanggor bersama rombongan melihat langsung areal kebun durian yang sangat teratur dan luas mengikuti standar penanaman durian modern, pengelolaan kebun.
Rombongan juga melihat langsung penanganan durian, pabrik pengolahan durian, dan pengiriman durian sesuai dengan standar yang diinginkan oleh GACC (Administrasi Umum Bea Cukai Republik Rakyat Tiongkok).
Bupati Franc Bernhard Tumaggor menyebut, ternyata alam Negara Thailand tidak jauh beda dengan Pakpak Bharat, sangat cocok dengan tanaman durian.
Bupati berharap kelak Pakpak Bharat menjadi pusat pengambangan durian. Inilah yang sedang Pemkab upayakan, dengan mengundang banyak Investor.
“Kita gandeng Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI untuk terus membantu kita. Mudah-mudahan durian Pakpak Bharat bisa mendunia,” tandas Franc Bernhard Tumanggor.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan