Dirikan Tiga Tenda, Dinsos Pakpak Bharat Segera Bantu Korban Kebakaran di Desa Kuta Babo  

Senin, 29 Januari 2024 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Sedikitnya enam rumah warga Desa Kuta Babo Kecamatan Tinada kabupaten Pakpak Bharat hangus terbakar oleh amukan si Jago Merah.

Butuh waktu dua jam bagi personil Pemadam Kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk memadamkan serta mendinginkan area lokasi kebakaran.

Terlihat, tim Damkar dan para personil Kepolisian dan TNI, Personil Tagana Dinas Sosial serta masyarakat sekitar berjibaku, agar api tidak merembet ke pemukiman rumah warga lainnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pakpak Bharat, Esra Rey Anakampun, S.STP menjelaskan, pihaknya mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran dari Pos Sukaramai, Salak dan Sibande guna membantu upaya pemadaman.

“Butuh waktu sekitar dua jam guna mrlakukan pemadaman serta proses pendinginan area,” kata Esra kepada wartawan, Minggu sore (28/01/2024).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mengingat empat unit rumah rusak total dan dua unit lainnya rusak sedang akibat kejadian ini.

“Maafkan kami, upaya maksimal sudah kami lakukan, dan kami turut berduka atas peristiwa ini, ungkap Esra.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pakpak Bharat, Supardi Padang, SP, MM mengatakan, pihaknya telah mendirikan tiga unit tenda Keluarga disekitar lokasi kejadian guna menampung sementara keluarga dan pemilik rumah yang terbakar dalam musibah ini.

“Dalam waktu dekat, kami akan segera menyalurkan bantuan kepada seluruh keluarga korban kebakaran ini terutama bahan pangan seperti sembako,” pungkas Supardi Padang.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?
Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan
Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 
Tanggapi Berita Paguyuban Online Bersatu, Maxim Indonesia Buka Suara Terkait Tarif dan Komisi
Kasus Curat Mobil Pantai Sanggar Beach: Buron 6 Bulan, BH Diciduk Kunci Duplikat Disita
Soal Rangkap Jabatan Dewan Pengawas RSUD dr. Soekardjo, Irfan: Jangan Sampai Pengawasan Kehilangan Independensi
Dugaan Penguasaan 171 SHM di Luar HGU Memanas, Potensi PAD Bartim Disorot
Peringati World Clean Up Day, SMAN 6 Tasikmalaya Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?

Jumat, 18 September 2026 - 14:00 WIB

Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan

Jumat, 18 September 2026 - 11:25 WIB

Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 

Jumat, 18 September 2026 - 11:13 WIB

Tanggapi Berita Paguyuban Online Bersatu, Maxim Indonesia Buka Suara Terkait Tarif dan Komisi

Jumat, 18 September 2026 - 10:50 WIB

Kasus Curat Mobil Pantai Sanggar Beach: Buron 6 Bulan, BH Diciduk Kunci Duplikat Disita

Berita Terbaru

Berita terbaru

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:37 WIB