Dampak Buruk Geopolitik Global, Apakah Jadi Pemantik Meluasnya Eskalasi Perang Antar Negara?

Minggu, 31 Desember 2023 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Asep Didi Sumantri

Korwil Media Nasional Potret Provinsi Jabar dan Banten

Mari Kita sama sama merenungi dan menafaquri diri kita dari masa masa sebelumnya, juga di tahun 2023 yang akan segera kita tinggalkan, dengan cara meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial pada sikon dinamis kehidupan disekitar kita saja, hingga kehidupan dunia sebagai Masyarakat Dunia.

Dampak Buruk Geopolitik Global Bisa Jadi Pemantik Meluasnya Eskalasi Perang antar Negara hingga Perang Saudara (di 2024 nanti)?

“Masha Alloh, semoga hal buruk itu tidak perlu terjadi. Ya, konfrontasi-perang atau konflik bersenjata antara militer negara negara di berbagai belahan dunia adalah hal yang perlu dicegah.

Meski terjadinya tak mudah untuk dihindari, jika melalui cara cara diplomasi damai menemui jalan buntu.

Membaca alur alur situasi-kondisi Geopolitik, di belahan dunia diluar negara kita saat ini, sepertinya rasa khawatir akan buntut buruknya menjadi wajar.

Sebagai bagian dari warga dunia, ya setidaknya harus peka serta ikut bertanggungjawab buat memikirkan hal tersebut.

Itu penting, mengingat dampak buruk Geopolitik itu, terhdap Stabilitas Sosial-Ekonomi di dunia, termasuk Negara dan Bangsa Kita (Indonesia ini).

Konfrontasi antar negara di dunia, yang kini sudah serta masih terjadi, itu sepertinya akan meluas eskalasinya ke konfrontasi belahan Negara lain di 2024.

Penularan hal/dampak buruknya itu perlu dikhawatirkan terjadi hingga 2024. Meski semoga saja, itu tak sampai terjadi (berkobar nya perang baru di wilayah wilayah yang berbeda ini) :

1. Yaman vs AS-Barat (Selat BabAl-Mandab/Laut Merah)

2. Antara China vs Malaysia – Filipina & Vietnam (di Laut China Selatan-Natuna)

3. Antara China vs Taiwan (di Selat Taiwan)

4. Perang saudara Negara² si Tanduk Afrika (Ethiopiya- Somallia-Aritrea & Djibouty)

5. Antara musuh bebuyutan (Jammu India vs Khasmeer Pakistan) di perbatasan dari kedua negara.

Meski situasi kondisinya tak kunjung membaik di ke lima wilayah tersebut diatas tadi, kita tetap berharap jangan sampai berujung terjadinya konflik bersenjata/perang di semua wilayah tersebut.

Itu sebatas kepedulian kita, untuk mewaspadai dan ngantisipasi dampak buruk globalnya itu. Mengingat Perang Rusia vs Ukraina, Perang Hamas vs Israel (meluas eskalasinya di wilayah Timur tengah).

Di Myanmar pun masih lanjut perang sodara antar ketiga milisi faksi pemberontakan vs Junta sang penguasa).

Nah, dari cerminan cerminan perang diatas, Bangsa dan Negara Kita seharusnya rapatkan barisan dan terus kokohkan lagi persatuan kesatuannya.

Bukan malah memolarisasi diri dngan urusan urusan dan ambisi ambisi busuk Politik dll.

Itu saja lah, kaledoskop sekaligus pesan moral yang ingin saya sampaikan untuk dan demi utuhnya Bangsa dan Negara Kita ini.

Semoga Di Tahun Depan & Seterusnya Kita² makin baik dalam segala hal dan selalu peka terhadap sikon sekitar Kita yang dinamis. Jaga lah terus Keimanan-KeIslaman Kita untuk mendapat RIDLA & Berkah dari Alloh SWT.

Loading

Berita Terkait

Hardiknas 2026 Enrekang Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi Peradaban
Ketua FATAS: Pers Adalah Pengawal Kebenaran dan Keadilan dalam Implementasi Hukum
Utan Loro Mengguncang Hardiknas: Batik Enrekang Karya Putra Daerah Tembus 4 Besar Nasional, Kalahkan Desainer Pulau Jawa!
32 Tahun Menjaga “Sanad Rasa”, Alumni Darul Arqam XI Lepas Atribut Duniawi untuk Perkuat Ukhuwah dan Ekonomi
Asep Endang M. Syams Sebut Pers Organ Vital Realisasi Transparansi Publik
Pasca Musibah Longsor, Bupati Pakpak Bharat Resmikan Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Assisi Simervara
Evakuasi Truk Tronton di Lebak Jero, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Arus
Abdusy Syakur Buka Fun Bike dan Senam Sehat Bersama Garut Hebat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:36 WIB

Hardiknas 2026 Enrekang Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi Peradaban

Senin, 4 Mei 2026 - 14:26 WIB

Ketua FATAS: Pers Adalah Pengawal Kebenaran dan Keadilan dalam Implementasi Hukum

Senin, 4 Mei 2026 - 14:19 WIB

Utan Loro Mengguncang Hardiknas: Batik Enrekang Karya Putra Daerah Tembus 4 Besar Nasional, Kalahkan Desainer Pulau Jawa!

Senin, 4 Mei 2026 - 11:43 WIB

32 Tahun Menjaga “Sanad Rasa”, Alumni Darul Arqam XI Lepas Atribut Duniawi untuk Perkuat Ukhuwah dan Ekonomi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:33 WIB

Asep Endang M. Syams Sebut Pers Organ Vital Realisasi Transparansi Publik

Berita Terbaru