Bupati Apresiasi Sosialisasi Pelestarian Warisan dan Cagar Budaya di Pakpak Bharat 

Selasa, 24 Oktober 2023 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Balai Pelestarian Kabudayaan Wilayah II Medan bersama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan Sosialisasi Pelestarian Warisan Budaya di Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2023 di balai Diklat Cikaok

Sosialisasi ini dibuka oleh Plt. Asisten Administrasi dan Pembangunan Sahat Boangmanalu, S.Pd, MM mewakili Bupati Pakpak Bharat, Franc bernhard Tumanggor yang berhalangan hadir.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Pakpak Bharat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang diinisiasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ristek dan Dikti RI, melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II, Medan.

Menurut Bupati, hal lebih penting yang harus didapatkan dari kegiatan ini adalah adanya tindakan nyata dari seluruh elemen agar warisan budaya di Kabupaten Pakpak Bharat dapat terjaga dan terlestarikan dengan baik.

“Kegiatan ini merupakan awal bagi kita untuk bersama-sama berperan aktif dalam pelestarian warisan budaya khususnya adat dan budaya Pakpak,” kata Bupati disampaikan oleh Plt. Asisten Administrasi dan pembangunan.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum pada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II, Salya Rusdi, SH menjelaskan, selama kurun waktu 2018-2013, progres pengusulan Warisan Budaya Takbenda dan Cagar Budaya di Sumatera Utara, khususnya Pakpak Bharat dapat dikatakan cukup memprihatinkan.

Karena itu terang Salya Rusdi, kegiatan ini menjadi sarana pemahaman bagi semua tentang budaya di Kabupaten Pakpak Bharat.

“Ada banyak peninggalan budaya benda (berwujud) maupun budaya Takbenda di Kabupaten Pakpak Bharat, yang belum mendapat pengakuan dari Pemerintah sehingga merugikan kita semua,” jelas dia.

Kegiatan yang akan berlangsung selama beberapa hari ini yang dimulai 23-25 oktober ini dihadiri oleh 100 orang peserta, yang terdiri dari unsur masyarakat, budayawan, sejarawan, tokoh adat, Instansi Pemerintah, TNI, Polri.

Hadir juga para pegiat dan penggiat budaya, serta guru-guru dan siswa-siswi SMA sebagai stakeholder kebudayaan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Tumpang Tindih, Proyek Klaim CV BK Mengarah pada Tanggung Jawab Perbaikan CV CN
Ketua IWO Inhu Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Warga di Lahan Eks PT SAL
Tekan Angka Stunting, Puskesmas Bungursari Gelar Pembekalan PMT Berbahan Pangan Lokal
Turun ke Sawah dan Tinjau Jalan Desa, Bupati Inhu Perkuat Swasembada Pangan dari Kuala Cenaku
Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan
Kenali dan Gauli Alam Kita, Ketahui Manfaat Tanaman Herbal di Sekeliling Rumah
Puluhan Wartawan Datangi SMPN 1 Petarukan, Ini Penjelasannya
Pria Asal Cigantang Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Dalami Motif Korban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:36 WIB

Diduga Tumpang Tindih, Proyek Klaim CV BK Mengarah pada Tanggung Jawab Perbaikan CV CN

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:55 WIB

Ketua IWO Inhu Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Warga di Lahan Eks PT SAL

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tekan Angka Stunting, Puskesmas Bungursari Gelar Pembekalan PMT Berbahan Pangan Lokal

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:01 WIB

Turun ke Sawah dan Tinjau Jalan Desa, Bupati Inhu Perkuat Swasembada Pangan dari Kuala Cenaku

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:48 WIB

Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan

Berita Terbaru