Tasikmalaya, MNP – Pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) lingkungan pemukiman Cipari Girang RT 03 RW 07 kelurahan Cipari Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya menuai tanda tanya.
Pasalnya, dengan volume kecil namun menelan anggaran cukup besar senilai Rp 91.934.000 juta rupiah dari APBD kota Tasikmalaya dari dana pokok pikiran (Pokir) dewan dapil kecamatan Mangkubumi.
Seperti yang diutarakan Heri selaku Ketua DPC Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) kecamatan Mangkubumi. Dia menyoroti nilai anggaran yang cukup besar dengan volume sedikit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bahan material juga yang digunakan diduga tidak sesuai spesifikasi seperti Semen yang menggunakan merk biasa bukan yang lazim dipakai, kemudian kualitas pasir,” jelas Heri kepada MNP, Selasa (11/07/2023).
Diakui Heri, masyarakat setempat bersyukur adanya pembangunan TPT tersebut, namun dia mengkritisi segi manfaatnya bagi warga juga harus diperhatikan.
Heri lantas menyoroti Pagu anggaran proyek yang dikerjakan oleh CV Rezza Alamsyah Mandiri ini. Sebab, anggaran Rp.91.934.000 hanya diaplikasikan untuk TPT dengan panjang 15 meter, lebar atas 50 cm dan tinggi kurang dari 3 meter.
“Untuk itu mohon dikaji kembali, takutnya ada kesalahan volume, terkesan tidak realistis,” tandas Heri.
Sementara itu, menurut pengakuan pelaksana dilapangan Ujang Takik membenarkan bahwa volume pekerjaan 15 meter tinggi 3 meter lebar galian 1,30 da. top 50 cm.
“Sayad hanya melaksanakan sesuai dengan gambar yang diterima. Terkait anggaran silahkan hubungi saja yang punya CV,” pungkasnya.
Sampai berita ini tayang, wartawan MNP belum berhasil menghubungi Dinas terkait maupun pemilik CV Rezza Alamsyah Mandiri. (Eris)
![]()









Tinggalkan Balasan