Transformasi Wajah Baru Pasar Pancasila, Bersih dan Tertata Rapi

Selasa, 28 Juni 2022 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Pasca direvitalisasi wajah Pasar Resik II atau familiar disebut Pasar Tradisional Pancasila kini jauh lebih nyaman dan bersih.

Polesan tampilan tersebut, merupakan wajah transformari pasar tradisional yang dulu kumuh, kini tertata dengan rapi.

Aneu (30) warga Cimerak, Kota Tasikmalaya, mengaku lebih nyaman berbelanja di Pasar Pancasila setelah direvitalisasi.

“Ya, nyaman sekarang, ga becek, bersih, aman, dan lebih luas,” katanya kepada wartawan, Selasa (28/6/2022).

Pengunjung lainnya Dadan, mengakui kondisi pasar saat ini jauh lebih baik dibanding pasar sebelum direnovasi. Selain bagian dalam pasar yang nyaman dan bersih, akses masuk ke pasar lebih mudah.

“Kalau dulu susah, angkot, andong semuanya ada disini. Pembeli juga sulit untuk masuk ke pasar. Sekarang setelah dipisahkan dengan pedagang kaki lima, jauh lebih nyaman,” ungkap Dadan.

Kedepan, Dadan berharap pembangunan pasar seperti ini, bisa dilakukan di pasar lainnya. “Mungkin oleh pak Gubernur bisa ditambah lagi pasar – pasar seperti ini. Ya, pasar juara untuk rakyat,” harapnya.

Senada, Siti salah satu pemilik kios ikan tongkol di Blok D, Pasar Pancasila mengatakan, situasi pasar lebih baik. Pembeli menjadi nyaman saat berbelanja.

“Suasananya enak tidak pengap, tapi kalau bisa pemerintah juga membatasi jumlah pedagang baru, dan PKL. Soalnya berpengaruh terhadap omzet,” imbuh wanita yang mulai berjualan sejak tahun 2010 ini.

Pedagang lainnya Entin Kartini juga mengaku, lapaknya kini jauh lebih bersih, dan resik serta tidak pernah banjir.

“Bangunannya megah. Tapi sayang, PKL diluar buat kami khawatir, karena akses pembeli jadi terhalang. Akhirnya pedagang yang di dalam tidak kebagian konsumen,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas KUKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya, Tedy Setiadi, menjelaskan, setelah direvitalisasi jumlah kios dan los meningkat menjadi 334, dari semula hanya 304 kios dan los.

“Selain semakin banyak, kondisi pasar  lebih tertata. Tidak becek, dan bau. Fasilitas juga lengkap, ada ruang ATM, ruang laktasi, dan toilet yang representatif,” katanya.

Namun demikian, saat ini tinggal bagaimana, meningkatkan omzet pedagang, terutama pedagang di lantai dua.

“Pedagang lantai dua belum ramai pengunjung. Harus ada sarana pendukung. Mungkin eskalator, untuk mempermudah konsumen naik ke atas. Meski demikian  secara umum baik pedagang atau pembeli, merasa jauh lebih betah dengan kondisi Pasar Pancasila saat ini,” pungkasnya. (Anita Dewi).

Loading

Berita Terkait

Cegah Peredaran Narkoba, Kapolri Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Rokok Elektrik
Lapak Rongsok Pasar Laladon Digerebek: Penjual Kabur, 580 Butir Obat Keras Disita Polsek Ciomas
34 Tahun Bakti TNI Wujudkan Impian Warga: Wadan Kodiklatad Resmikan Jembatan Gantung Desa Cibanteng
Oleh Soleh Tantang Kader PKB: Jangan Hanya Hadir Saat Politik, Buktikan Pengabdian Lewat Pelayanan Nyata
Nasib Angkutan Kota di Tengah Gempuran Tranportasi Online, Pengusaha Keluhkan Beban Biaya
Gaji PNS Bakal Cair Lewat Kopdes Merah Putih, Bagaimana Mekanismenya?
Workshop Guru PAI Kota Tasikmalaya: Tingkatkan Kompetensi Bedah CP dan Pembuatan Modul Ajar Berbasis AI
Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Timun, Dukung Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Cegah Peredaran Narkoba, Kapolri Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Rokok Elektrik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Lapak Rongsok Pasar Laladon Digerebek: Penjual Kabur, 580 Butir Obat Keras Disita Polsek Ciomas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:50 WIB

34 Tahun Bakti TNI Wujudkan Impian Warga: Wadan Kodiklatad Resmikan Jembatan Gantung Desa Cibanteng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Oleh Soleh Tantang Kader PKB: Jangan Hanya Hadir Saat Politik, Buktikan Pengabdian Lewat Pelayanan Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Nasib Angkutan Kota di Tengah Gempuran Tranportasi Online, Pengusaha Keluhkan Beban Biaya

Berita Terbaru