Oleh Soleh Tantang Kader PKB: Jangan Hanya Hadir Saat Politik, Buktikan Pengabdian Lewat Pelayanan Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Kedekatan partai politik dengan masyarakat tidak cukup dibangun melalui seremoni, konsolidasi organisasi, atau aktivitas menjelang pemilihan umum.

Kepercayaan publik justru ditentukan oleh konsistensi kader dalam hadir, mendengar, dan membantu menyelesaikan persoalan warga.

Pesan inilah yang ditegaskan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Oleh Soleh, kepada jajaran pengurus PKB Kota Tasikmalaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan tersebut disampaikan Oleh Soleh saat mewakili Ketua Umum PKB dalam kegiatan Orientasi, Pengukuhan, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB masa bakti 2026–2031 di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan R. Ikik Wiradikarta, Kota Tasikmalaya, Kamis (15/10/2026).

Di hadapan jajaran pengurus, Oleh Soleh menekankan bahwa pengukuhan kepengurusan bukan sekadar pergantian atau penetapan struktur organisasi.

Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi titik awal pembuktian komitmen politik melalui kerja konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, kader PKB dituntut memiliki orientasi pelayanan, bukan semata-mata menjalankan rutinitas organisasi.

Persoalan kebersihan lingkungan, penanganan sampah, kemiskinan, hingga keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan merupakan sejumlah masalah yang membutuhkan kepedulian dan keterlibatan nyata.

“Setelah dilantik, para pengurus harus benar-benar memiliki jiwa dan pemikiran untuk melayani masyarakat. Kami ingin membantu warga yang membutuhkan, mulai dari persoalan kebersihan, sampah, kemiskinan, hingga akses fasilitas kesehatan, seperti ambulans,” kata Oleh Soleh.

Dirinya juga menyoroti kondisi kelompok masyarakat yang kerap membutuhkan perhatian lebih, mulai dari pengemudi ojek tradisional, para janda, pemulung, hingga warga kurang mampu.

Bagi kelompok tersebut, kehadiran organisasi politik semestinya tidak berhenti pada pernyataan kepedulian.

Dukungan yang dibutuhkan masyarakat harus diwujudkan melalui langkah yang relevan dengan persoalan mereka, dilakukan secara konsisten, dan memiliki manfaat yang jelas.

Karena itu, Oleh Soleh mendorong pengurus DPC PKB agar rutin turun ke lapangan dan menjalankan kegiatan sosial setidaknya satu kali dalam sepekan.

Dorongan tersebut menjadi penegasan bahwa kerja politik tidak seharusnya hanya berpusat pada rapat, agenda internal, dan penguatan struktur.

Kader juga perlu membangun komunikasi langsung dengan masyarakat agar memahami persoalan di tingkat lingkungan sekaligus mengetahui bentuk bantuan yang benar-benar dibutuhkan.

Dalam praktik politik, kedekatan dengan masyarakat kerap menjadi narasi yang mudah disampaikan. Namun, menjaga kedekatan itu secara berkelanjutan membutuhkan komitmen, waktu, dan kerja nyata.

Tantangannya bukan sekadar membuat program sosial, melainkan memastikan program tersebut berjalan secara rutin, menyentuh kelompok yang membutuhkan, serta tidak bergantung pada momentum politik tertentu.

Oleh Soleh berharap, kerja-kerja pelayanan yang berorientasi pada kepentingan umat dan rakyat dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PKB.

Ia juga meyakini konsistensi kader dalam menjalankan tugas sosial akan menjadi salah satu faktor yang mendukung peluang partai pada pemilu mendatang.

“Dengan kerja-kerja politik yang peduli terhadap umat dan melayani rakyat, insyaallah PKB akan semakin dicintai masyarakat. Jika seluruh kader bekerja dengan baik dan konsisten, bukan tidak mungkin PKB dapat menjadi pemenang pada pemilu mendatang,” pungkasnya.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan kepengurusan baru tidak cukup dilihat dari terlaksananya pengukuhan atau tersusunnya program kerja.

Ukuran yang lebih substansial adalah sejauh mana komitmen tersebut diterjemahkan menjadi pelayanan yang berkelanjutan, respons terhadap persoalan warga, dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Bagi PKB Kota Tasikmalaya, pesan Oleh Soleh menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik tidak diperoleh hanya melalui janji dan slogan.

Kepercayaan harus dirawat melalui tindakan, dibuktikan lewat konsistensi, dan dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata di tengah masyarakat.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Nasib Angkutan Kota di Tengah Gempuran Tranportasi Online, Pengusaha Keluhkan Beban Biaya
Gaji PNS Bakal Cair Lewat Kopdes Merah Putih, Bagaimana Mekanismenya?
Workshop Guru PAI Kota Tasikmalaya: Tingkatkan Kompetensi Bedah CP dan Pembuatan Modul Ajar Berbasis AI
Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Timun, Dukung Ketahanan Pangan
HUT Kota Tasikmalaya Jangan Sekedar Seremoni, Irfan Ramdani Dorong Evaluasi Nyata Pembangunan
Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP
Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status
Botok Suarakan Hilangnya Kepercayaan Rakyat Pada Hukum di Pengadilan Negeri Pati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Oleh Soleh Tantang Kader PKB: Jangan Hanya Hadir Saat Politik, Buktikan Pengabdian Lewat Pelayanan Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Nasib Angkutan Kota di Tengah Gempuran Tranportasi Online, Pengusaha Keluhkan Beban Biaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Gaji PNS Bakal Cair Lewat Kopdes Merah Putih, Bagaimana Mekanismenya?

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Workshop Guru PAI Kota Tasikmalaya: Tingkatkan Kompetensi Bedah CP dan Pembuatan Modul Ajar Berbasis AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Timun, Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Ilustrasi

Berita terbaru

Gaji PNS Bakal Cair Lewat Kopdes Merah Putih, Bagaimana Mekanismenya?

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:19 WIB