Genjot Ketahanan Pangan, Bupati Pakpak Bharat Bantu Kentang Varietas G1 untuk Poktan Mborgang

Senin, 19 Juni 2023 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Program Ketahanan Pangan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui pengembangan tanaman holtikultura mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat petani.

Salah satunya seperti diceritakan oleh Marihot Munthe, Anggota Kelompok Tani Mbrogang di Desa Boangmanalu yang melakukan pemanenan tanaman kentang varietas Granola (G1) beberapa waktu lalu.

Saat ditanya soal hasil panen yang di peroleh dari budidaya kentang Varietas (G1) kepada salah satu anggota kelompok Marihot berujar. “Lumayanlah pak, panen kita kali ini,” ungkap dia bersemangat.

Lebih lanjut Marihot Munthe mengurai, butuh ketekunan ekstra bagi budidaya tanaman kentang ini., mengingat jenis tanaman satu ini masih tergolong baru bagi kalangan petani di Kabupaten Pakpak Bharat.

Menurutnya, jenis Tanaman kentang memang masih jarang di budidayakan Para Petani Pakpak Bharat, khususnya di Desa Boangmanalu.

“Jadi kita coba menanam, bagaimana hasilnya, ini terbukti per batang bisa menghasilkan umbi 800-1.500 gram, di ketinggian 1000 MDPL, jadi tanaman kentang cocok di Desa Boangmanalu,” ungkap Marihot Munthe.

Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor melalui Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP menjelaskan, pengembangan tanaman kentang ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan.

“Ini upaya Pemerintah Pakpak Bharat dalam mempercepat Kabupaten Pakpak Bharat sebagai Daerah yang mandiri dan berdaulat secara pangan,” sebut Adei.

Dia menjelaskan, bibit kentang Varietas Granola (G1) ini berasal dari Penangkar Bibit Kentang di Desa Kuta Dame, pada tahun 2022 kemarin kita sediakan banyak bibit pertanian termasuk bibit kentang ini, jelas Adei Johan Banurea.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, banyak membantu para Petani di Kabupaten Pakpak Bharat diantaranya melalui penyediaan bibit tanaman unggul, pupuk, dan obat-obatan pertanian.

Upaya ini sejalan dengan cita Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor yang menginginkan Kabupaten Pakpak Bharat yang mandiri dan berdaulat pangan.

“Cepat atau lambat, masyarakat Pakpak Bharat yang nduma dan sejahtera harus tercapai, apapun caranya, tandas Bupati dalam banyak kesempatan. (Benny S)

Loading

Berita Terkait

Polsek Tanjung Bintang Ringkus 5 Spesialis Pencuri Kabel PLN, Beraksi Antar Kabupaten
Patroli Polsek Banyuresmi Kembali Tertibkan Pelajar Bolos Sekolah  
Komisi III DPRD Minta BPN Tegas Soal Dokumen Lahan Lapangan Padel: “Jangan Ada Multitafsir”
Ngarumat Hulu Cai: Paguron Trah Karsid Ingatkan Pentingnya Jaga Alam dan Budaya di Gunung Kokosan
Sidang Kasus Penusukan Cieunteung Diwarnai Aksi Protes Keluarga Korban
Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Ketua Komisi III DPRD Warning Pengelola SPPG Awipari: PBG Tak Akan Terbit Jika Tabrak Sempadan Sungai
Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 22:44 WIB

Polsek Tanjung Bintang Ringkus 5 Spesialis Pencuri Kabel PLN, Beraksi Antar Kabupaten

Rabu, 22 April 2026 - 22:17 WIB

Patroli Polsek Banyuresmi Kembali Tertibkan Pelajar Bolos Sekolah  

Rabu, 22 April 2026 - 22:01 WIB

Komisi III DPRD Minta BPN Tegas Soal Dokumen Lahan Lapangan Padel: “Jangan Ada Multitafsir”

Rabu, 22 April 2026 - 21:45 WIB

Ngarumat Hulu Cai: Paguron Trah Karsid Ingatkan Pentingnya Jaga Alam dan Budaya di Gunung Kokosan

Rabu, 22 April 2026 - 21:27 WIB

Sidang Kasus Penusukan Cieunteung Diwarnai Aksi Protes Keluarga Korban

Berita Terbaru

Berita terbaru

Patroli Polsek Banyuresmi Kembali Tertibkan Pelajar Bolos Sekolah  

Rabu, 22 Apr 2026 - 22:17 WIB