Tasikmalaya, MNP – Murid SDN Sirnasari yang terletak di Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya jadi viral di media sosial.
Pasalnya, pasca dua lokal bangunan ambruk dua tahun lalu, terpaksa murid sekolah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) ditempat yang memprihatinkan.
Menanggapi itu, Kepala Desa Cikukulu Asep Triana mengucapkan terimakasih kepada wartawan MNP yang telah konfirmasi terkait bangunan SDN Sirnasari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kades membenarkan, kondisi bangunan sekolah mengalami kerusakan di tahun 2022. Pihaknya pun dari Pemdes Cikukulu bersama kecamatan dan Dinas Pendidikan melakukan koordinasi dengan salah satu Dewan di bidang pendidikan.
“Memang kita lihat di media sosial ada yang mengatakan kepala desa tidak bergerak, namun sebelumnya kita sudah tahu salah satu bidang pendidikan bukan dari kepala desa saja, melainkan harus kerjasama dengan semua elemen yang membawahi pendidikan itu sendiri,” tegas Kades, Senin (05/06).
“Nah kita sudah berusaha dari dana desa, tapi belum ada juknis untuk membangun sekolah dasar. Karena dana desa kita gunakan sesuai aturan dari Kementerian dan peraturan yang berlaku. insyaallah kita akan tindak lanjut,” imbuhnya.
Kades juga menyoal ketika melihat postingan di media sosial dan dirinya merasa tidak enak.
“Karena disitu ditulis (dalam media sosial, red), kepala desanya sedang NYEBLAK itu sangat tidak etis menurut saya,” ungkap Kades.
Menurutnya, berita yang beredar itu kurang menyenangkan, karena itu bukan hanya tugas kepala desa saja tetapi ada kerjasama dengan pihak lainnya di bidang pendidikan.
“Sebetulnya sudah ada perbaikan perbaikan kecil agar bangunan kelas bisa digunakan,” kata Kades.
Dia menyebut, Poto yang beredar di medsos sebenarnya gambar bulan 9 tahun 2022, tetapi beredarnya baru sekarang. Jadi, bangunan tersebut seolah-olah kejadian hari itu, malahan yang terbaru sekolah tersebut mendapat bantuan mebeuler
“Hari ini kami akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Tasikmalaya untuk memohon bantuan perbaikan bangunan sekolah tersebut,” tandas Kades. (SN)
![]()









Tinggalkan Balasan