Inovatif, Mahasiswi Unsil Jurusan Kesmas Manfaatkan Pohon Seledri Atasi Hypertensi

Sabtu, 27 Mei 2023 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Berbagai inovasi di bidang kesehatan terus berkembang, begitu pula dengan Mahasiswi Universitas Siliwangi (Unsil) Kota Tasikmalaya.

Pasalnya, beberapa bulan ini berhasil menemukan inovasi dibidang kesehatan terutama masalah Hypertensi yang rata-rata diderita masyarakat.

Menindaklanjuti itu, Mahasiswa Unsil Jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) mensosialisasikan GRADASI (Gerakan Waspada Hypertensi) di Posbindu Melati Lewosari RT 04/RW 08 Kel Bantarsari Kec Bungursari Kota Tasikmalaya, Sabtu (27/05/2023).

Siti Fatimah Ketua Kelompok menjelaskan, inovasi ini berawal dari tingginya angka kematian akibat Hypertensi di wilayah kerja Puskesmas Bantarsari.

“Dari situ kita coba melakukan observasi mencari obat untuk menurunkan Hypertensi. Alhamdulillah hasil penelitian secara literasi ditemukan kandungan tanaman seledri dapat menurunkan Hypertensi,” jelasnya.

Adapun lanjut dia, caranya yaitu tanaman seledri dicuci bersih kemudian diperas, diambil airnya dan langsung diminum. Atau bisa juga dengan cara direbus dulu kemudian diperas dan airnya diminum.

Dijelaskan Siti, program Gradasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan bahaya Hypertensi. Salah satunya dengan pemanfaatan pohon seledri yang mudah ditemukan disekitar.

“Saya dan teman teman dari Mahasiswi Unsil jurusan Kesmas berharap dengan adanya Program Gradasi ini bisa membantu masyarakat dalam mengatasi masalah Hypertensi,” harap Siti.

Kepala Puskesmas Bantar Tedi Setiadi mengapresiasi Mahasiswa Unsil terutama jurusan Kesmas semester IV yang berhasil menemukan Inovasi untuk mengatasi Penyakit Hypertensi dengan memanfaatkan tanaman Seledri.

Tidak lupa, Tedi juga mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang telah mensosialisasikan program Gradasi di wilayah kerjanya.

“Saya berharap kegiatan ini jangan hanya sebagai kegiatan seremonial belaka, tapi harus berkelanjutan. Karena Hypertensi merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi,” pungkasnya.

Pada acara tersebut tampak hadir, Camat Bungursari, Lurah Bantarsari, Babinsa Bantarsari, Kepala Puskesmas Bantar dan Dosen pembimbing Unsil Kesehatan Masyarakat. (Eris)

Loading

Berita Terkait

Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru
Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi
19 Kali Beraksi, Polres Garut Ringkus Tiga Pelaku Pembobol Minimarket 
Lima Fraksi DPRD Bartim Setujui Pembahasan Bersama Raperda APBD 2027
DPRD Bartim Gelar Rapat Paripurna, Pemkab Sampaikan Penjelasan Raperda Pendapatan Daerah 2027
AKBP Iqbal Sangaji Resmi Pimpin Polres Bartim, Bupati M. Yamin Harapkan Sinergi Makin Solid
Sekda Jeneponto Pantau Tiga SPBU, Warga Diimbau Tidak Panic Buying BBM
Tukang Becak Tradisional Siap Geruduk Pemkot Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:32 WIB

Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru

Jumat, 11 September 2026 - 15:27 WIB

Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 15:10 WIB

19 Kali Beraksi, Polres Garut Ringkus Tiga Pelaku Pembobol Minimarket 

Jumat, 11 September 2026 - 14:56 WIB

Lima Fraksi DPRD Bartim Setujui Pembahasan Bersama Raperda APBD 2027

Jumat, 11 September 2026 - 14:35 WIB

DPRD Bartim Gelar Rapat Paripurna, Pemkab Sampaikan Penjelasan Raperda Pendapatan Daerah 2027

Berita Terbaru