Tasikmalaya, MNP – Dalam upaya mendorong kemandirian masyarakat, khususnya pemberdayaan perempuan di bidang pertanian dan ekonomi keluarga, Universitas Siliwangi melalui program MBKM Proyek Kemanusiaan Pendidikan Masyarakat (Penmas) Berdampak.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dan DPPKBP3A Kota Tasikmalaya ini bertajuk Gerakan Masyarakat Mandiri Melalui Kelompok Wanita Tani (Gemar Tani).
Titik lokasinya di Kelompok Wanita Tani (KWT) Teras Hejo, Kampung Lengo, RW 10, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (11/10/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara diawali dengan briefing panitia dan persiapan kegiatan, dilanjutkan dengan kedatangan tamu undangan, kader KWT, serta pengisian presensi peserta.
Setelah itu, kegiatan dibuka secara resmi yang diikuti dengan laporan Ketua Kelompok, serta sambutan dari Lurah Bantarsari, Kabid DPPKBP3A Kota Tasikmalaya, Ketua RW 010, dan Dosen Pembimbing Universitas Siliwangi.

Adapun kegiatan inti terdiri dari dua sesi,Materi pertama, “Peningkatan Kapasitas dan Pengembangan KWT Teras Hejo”, disampaikan oleh narasumber dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Indihiang.
Materi kedua, berupa “Demonstrasi Bang Jale” (minuman sehat berbahan dasar jahe dan jale), disampaikan oleh narasumber dari Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
Lurah Bantarsari Yanuar Yoan Nugraha mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari program P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera).
“Alhamdulillah, kita kedatangan mahasiswa dari Unsil dan Poltekkes, juga perwakilan dari Balai Penyuluh Pertanian. Ada praktik pertanian, juga praktik pembuatan minuman Bang Jale oleh Poltekkes,” kata Yanuar.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Harapannya, KWT Teras Hejo bisa lebih konsisten dan semangat untuk menghidupkan kembali KWT di wilayah ini, serta memberikan dampak positif bagi KWT lain di RW sekitar,” ujarnya lagi.
Melalui kegiatan Gemar Tani, masyarakat Bantarsari diharapkan semakin mandiri dan berdaya, khususnya kaum perempuan, dalam mendukung ketahanan pangan keluarga serta meningkatkan perekonomian rumah tangga berbasis pertanian dan olahan lokal.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan