Pohon Rawan Tumbang Depan SMP 5 Tasikmalaya Resahkan Warga, Pemkot Terkendala Anggaran Penebangan

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan pohon besar yang rawan tumbang di depan SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya terus meningkat.

Kondisi pohon yang sudah miring dan tampak rapuh membuat warga resah, apalagi memasuki musim hujan dan angin kencang yang kerap melanda wilayah tersebut.

Meski pihak sekolah sudah menempuh berbagai prosedur resmi untuk melakukan pemangkasan, hingga kini pelaksanaannya masih terkendala anggaran.

Reja, selaku penilik jalan dari Satker PPK PUPR Provinsi Jawa Barat, menjelaskan pihaknya sudah koordinasi dengan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diki Candra, guna membahas langkah konkret penanganan pohon-pohon rawan tumbang di sejumlah titik. Salah satu fokus utama adalah pohon besar yang berdiri tepat di depan SMP Negeri 5.

“Kami sudah bertemu dengan Pak Wakil Wali Kota, Diki Candra, untuk membahas langkah penanganan pohon-pohon yang dinilai membahayakan. Saat ini, pembahasan masih berlangsung untuk menentukan sumber anggaran penebangan,” ujar Reja, Selasa (15/10/2025).

Namun hingga berita ini ditayangkan, pihak Wakil Wali Kota Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pembahasan tersebut.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat, yang menilai proses penanganan berjalan lambat dan berisiko menimbulkan bahaya jika dibiarkan terlalu lama.

Sementara itu, warga sekitar SMP Negeri 5 mendesak agar pemerintah segera mengambil tindakan nyata. Mereka menilai kondisi pohon yang miring dan berukuran besar sangat membahayakan pengguna jalan maupun warga sekolah.

“Jangan tunggu sampai ada korban dulu. Pohon di depan SMP 5 itu sudah lama miring, dan kalau hujan deras disertai angin, bisa tumbang kapan saja,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi keresahan tersebut, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya, H. Dina Rusida, memastikan bahwa pihaknya telah melaksanakan seluruh prosedur sesuai aturan. Bahkan, surat izin resmi untuk pemangkasan sudah dikantongi sejak beberapa waktu lalu.

“Kami sudah mengikuti semua prosedur, termasuk pengurusan surat izin. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD Kota Tasikmalaya, dengan Pak Ucu Anwar, tapi jawabannya waktu itu, ‘BPBD uang dari mana?’,” ungkap Dina.

Menurutnya, langkah pemangkasan dilakukan semata-mata demi menjaga keselamatan warga sekolah. Namun, pelaksanaan di lapangan belum bisa maksimal karena terkendala masalah teknis dan biaya operasional.

Ia berharap pemerintah kota bisa memberikan perhatian lebih terhadap keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

“Kami hanya ingin memastikan keamanan anak-anak dan guru. Kami berharap ada solusi bersama agar pohon-pohon besar yang rawan tumbang bisa segera ditangani,” tambahnya.

Hingga kini, pihak sekolah masih menunggu tindak lanjut dari instansi terkait. Masyarakat berharap koordinasi lintas dinas dapat segera menghasilkan keputusan konkret agar proses penanganan dapat dilakukan secepatnya, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Fraksi PKB Tasikmalaya Ingatkan Viman-Diky: Pemerintah Jangan Kerja Sendiri, Banyak Target RPJMD Tak Relevan
Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni
Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?
Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD
Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta
Warga Pertanyakan Ketidakseragaman Aturan Barcode BBM di SPBU Kota Tasikmalaya
Distribusikan 2,34 Juta Liter Air Bersih, BPBD Kota Tasikmalaya Juga Petakan Risiko Banjir
Madrasah Al Musytari Lengo Resmi Kantongi Izin Operasional Kemenag Kota Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Fraksi PKB Tasikmalaya Ingatkan Viman-Diky: Pemerintah Jangan Kerja Sendiri, Banyak Target RPJMD Tak Relevan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta

Berita Terbaru