Garut, MNP – Ribuan orang dari berbagai elemen melakukan aksi demo bela Al-Qur’an. Massa yang terdiri sejumlah pondok pesantren, ormas, pelajar dan unsur lainya ini mulai berkumpul di lapangan Oto Iskandar Dinata (Alun alun) jalan Jendral Ahmad Yani Garut.
Massa meninggalkan alun alun menuju ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Garut yang berlokasi di jalan pembangunan, Rabu (01/02/2023).
MH (35) salah seorang wakil dari ormas yang ikut demo mengungkapkan, ini bentuk reaksi dari umat Islam yang ada di kabupaten Garut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menegaskan, umat islam merasa terhina dengan kejadian pembakaran kitab suci Al-Qur’an yang dilakukan oleh warga Swedia belum lama ini.
“Hari ini kami melakukan aksi protes dan menyampaikan aspirasi umat islam yang ada di Garut kepada dewan untuk selanjut bisa disampaikan kepada kedutaan besar Swedia yang ada Jakarta,” tegas MH.
Massa menuntut tangkap dan adili pelaku pembakaran ayat suci Al-Qur’an karena sudah melukai umat Islam bukan hanya yang ada di Garut melainkan umat islam di seluruh dunia.
“Kami juga menuntut segera usir duta besar Swedia yang ada di Jakarta,” pungkasnya. (Yana)
![]()









Tinggalkan Balasan