Tidak Netral? Komisioner KPU Enrekang Dituding Terafiliasi Salah Satu Paslon

Kamis, 3 Oktober 2024 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang diterpa isu miring, beredar informasi bahwa sang Komisioner diduga terafiliasi dengan salah satu pasangan calon Bupati Enrekang pada pemilu 2024.

Salah satu sumber dari warga yang enggan identitasnya diketahui publik mengatakan, bahwa ada beberapa Komisioner KPU Enrekang yang dicurigai dan diduga kuat terafiliasi dengan salah satu calon Bupati Enrekang.

“Sudah jadi rahasia umum bahwa ada Komisioner yang punya hubungan emosional dengan salah satu calon Bupati,” ucapnya, Kamis (03/10/2024).

Sumber tersebut juga menyampaikan bahwa sangat dicurigai ada komisioner yang berpotensi tidak netral pada Pemilukada nantinya.

Ketua KPU Kabupaten Enrekang, Anas Munir yang dikonfirmasi awak media melalui mengenai hal tersebut langsung angkat bicara.

Dia menyebut, isu tersebut sudah terkonfirmasi ke dirinya lewat info dari Rahmat (Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM).

“Saya juga sudah meneruskan dan mendiskusikan ke rekan rekan komisioner yang lain,” jelas dia.

Anas Munir juga mengatakan bahwa melalui komunikasi ini, dirinya menyampaikan bahwa isu yang dituduhkan kepada Komisioner KPU adalah tidak benar.

“Pada tahapan ini pak, memang banyak hal yang berpotensi bisa di framing oleh pihak pihak tertentu berkaitan dengan tupoksi kami sebagai penyelenggara teknis yang mengawal dan melayani seluruh tahapan pilkada,” terang Anas Munir.

Contohnya lanjut dia, isu yang muncul sekarang ini sesuai yang dimaksudkan tadi, dari awal tahapan sampai dengan tahapan sekarang ini KPU telah berkali-kali menyampaikan ke berbagai pihak/publik bahwa pihaknya sesuai dengan tupoksi.

“Kami akan melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan pilkada sesuai dengan regulasi/aturan perundang-undangan yang berlaku, tentunya tidak lepas dari prinsip dan asas pemilihan Luber dan Jurdil. Jadi isu tersebut adalah hal yang tidak benar,” pungkas Anas Munir.

Loading

Penulis : Mat

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB