Tertibkan Diri Kalian Dulu! PKL Taman Kota Tasikmalaya Kecam Inkonsistensi Pemkot Soal Relokasi Leter L

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Rencana penertiban dan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Taman Kota Tasikmalaya menuai protes keras.

Para pedagang yang merasa ditipu oleh janji Pemerintah Kota (Pemkot) menolak untuk ditindas dan berencana kembali berjualan di lokasi semula.

Keluhan ini muncul setelah Pemkot memindahkan PKL ke depan bekas Kantor Pemkab Tasikmalaya. Para PKL menilai, Pemkot dan dinas terkait tidak komitmen dan konsisten terhadap perjanjian yang telah disepakati bersama.

Ketua PKL Taman Kota, Hendra, mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, dalam rapat yang disepakati, lahan untuk berjualan di sekitar Tamkot seharusnya berbentuk Leter L. Namun, komitmen itu dilanggar sendiri oleh pemerintah.

“Jangan pernah menindas kami selaku PKL rakyat kecil yang berjuang mati-matian demi keluarga,” ujar Hendra, Sabtu malam (13/12/2025).

Ia menyoroti bahwa sebagian rekan-rekannya kini tidak bisa berjualan karena lahan yang dijanjikan berbentuk Leter L tersebut justru dipakai oleh ojek online (Maxim, Grab, Ojol lainnya).

Dalam pernyataan yang sangat kritis, Hendra menuntut Pemkot Tasikmalaya agar mengutamakan keadilan.

“Bukannya kami tidak mau ditertibkan, tapi sebelum menertibkan kami sebagai rakyat kecil, tertibkan dulu diri kalian di dalam Birokrasi Pemerintahan,” tegasnya lantang.

Hendra menuding adanya standar ganda dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda). Ia mempertanyakan mengapa instansi seperti Satpol PP, DLH, PUTR, dan APH “diem-diem bae” ketika ada pelanggaran oleh perusahaan besar yang membangun di atas sungai.

“Seharusnya, jika Perda mau ditegakkan, seluruh Kota Tasikmalaya wajib ditertibkan tanpa terkecuali,” tambahnya.

Atas kekecewaan ini, Hendra secara lantang menginstruksikan seluruh PKL Taman Kota untuk kembali berjualan di lokasi semula pada keesokan harinya.

“Kita ini bukan Teroris, kita ini bukan Penjahat, dan kita ini bukan Kriminal. Kita semua hanya rakyat kecil yang berjuang demi bertahan hidup,” katanya.

“Bukan seperti mereka oknum-oknum Pejabat yang meminta uang rakyat dari jerih payah keringat kita seharian dalam bekerja,” pungkas Hendra, menyentil dugaan praktik korupsi.

Di sisi lain, pedagang seperti Zeni, Nani, Iis, dan Aldo membenarkan bahwa tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan lebih dulu mengenai pemindahan. Dampaknya, omset mereka turun drastis, dan beberapa pedagang tidak lagi mendapatkan tempat yang memadai.

“Omset sekarang turun drastis dikarenakan yang tadinya jemaah Masjid Agung habis sholat biasanya banyak yang jajan, tapi baru 3 hari kami dipindahkan ke lokasi ini, penghasilan kami menurun,” keluh Zeni.

Para pedagang juga menyoroti lokasi baru yang gelap dan kurang penerangan. Mereka menuntut Pemkot mempertimbangkan dengan bijak agar difasilitasi tempat yang strategis.

Sebagai penutup, Hendra menegaskan akan terus memperjuangkan hak PKL dan menuntut Pemkot Tasikmalaya menjalankan komitmen yang telah disepakati, yaitu lokasi berjualan berbentuk Leter L.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Camat Kuala Cenaku Berharap MTQ ke-XX Jadi Wadah Lahirkan Generasi Berakhlak Mulia
Pasca-Laka di Simpang Empat Tonjong, Satlantas Polres Ciamis Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan
FATAS dan Bikers Advokat Tasikmalaya Perkuat Soliditas, Tegaskan Bikers Beda dengan Geng Motor
Puluhan Pekerja Masuki Lahan PT SBL Inhu, Dasar Hukum KSO Agrinas-Java Victory Dipertanyakan
Dodi Nefeldi Sosialisasikan Ranperda Perlindungan Perempuan di Teluk Sungkai
50+ Hektare Eks MJAP di Bartim Terbakar, Penegakan Hukum Kini Diuji
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Polsek Kuala Cenaku Dorong Ketahanan Pangan di Tanjung Sari
Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Camat Kuala Cenaku Berharap MTQ ke-XX Jadi Wadah Lahirkan Generasi Berakhlak Mulia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Pasca-Laka di Simpang Empat Tonjong, Satlantas Polres Ciamis Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:17 WIB

FATAS dan Bikers Advokat Tasikmalaya Perkuat Soliditas, Tegaskan Bikers Beda dengan Geng Motor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Puluhan Pekerja Masuki Lahan PT SBL Inhu, Dasar Hukum KSO Agrinas-Java Victory Dipertanyakan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Dodi Nefeldi Sosialisasikan Ranperda Perlindungan Perempuan di Teluk Sungkai

Berita Terbaru