Tergeletak di Gang Sempit, Bayi Ini Gegerkan Warga Panyusuhan Ciawi

Senin, 11 Juli 2022 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Penemuan bayi berjenis kelamin perempuan gegerkan warga Kampung Panyusuhan RT 03 RW 04 Desa Pakemitan Kidul Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya, Senin (11/07/2022).

Kapolsek Ciawi Polres Tasikmalaya Kota AKP Karyaman membenarkan, bahwa dini hari tadi sekitar jam 04.00 Wib pihaknya menerima laporan dari warga adanya penemuan bayi perempuan di sebuah gang sempit.

“Benar, dini hari tadi kami menerima laporan warga dan langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) berkoordinasi dengan Puskesmas Ciawi dan Unit Inafis Polres Tasikmalaya Kota,” ungkapnya.

Kapolsek menuturkan bahwa, bayi pertama kali ditemukan oleh warga bernama Eneng Siti Rohanah (55), karena mendengar suara tangisan bayi disekitar rumahnya.

“Kemudian saksi mengecek dan menemukan bayi dalam kondisi hidup, berjenis kelamin perempuan tergeletak begitu saja, dan nampak baru dilahirkan,” tambahnya.

Selanjutnya, setelah menerima laporan, Piket Siaga Polsek Ciawi berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah TKP dan mencari keterangan dari beberapa saksi serta mengumpulkan  barang bukti.

“Menurut Keterangan Petugas Puskesmas bayi dalam keadaan sehat dengan berat 2,2 kg dan panjang 44 cm,” jelas Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, setelah berkoordinasi dengan Puskesmas Ciawi, kemungkinan bayi tersebut sengaja dibuang sesaat setelah dilahirkan.

“Di TKP Kami temukan bercak darah, kemungkinan dibuang setelah dilahirkan, Kami bekerjasama dengan Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan Penyelidikan untuk mengungkapnya,” pungkasnya. (Humas Polres)

Loading

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru