Kab Banyumas, MNP – Musim kemarau panjang yang berlangsung tahun ini memicu terjadinya kekeringan di berbagai tempat di wilayah Indonesia.
Seperti halnya di Dusun Ciarus Desa Randegan Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah. Sejak empat bulan terakhir kemarau, berdampak krisis air bersih.
Banyak warga masyarakat yang mengeluhkan kekeringan air akibat cuaca El Nino ini, sehingga mereka harus rela membawa wadah untuk mengambil air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ibu Tiyeum salah seorang warga Dusun Ciarus mengaku harus rela berjalan hanya untuk mendapatkan air bersih yang digunakan keperluan sehari-hari.
“Ini kami bawa wadah mau ambil air disebuah sumur kecil yang ada tengah Kali Asat,” ucap Ibu Tiyeum kepada wartawan, Selasa (24/10/2023).
Untuk mendapatkan tambahan air, warga inisiatif membuat sumur kecil ditengah Kali Asat dengan kedalaman kurang lebih 2 meteran.
“Alhamdulillah, kami dapat air meski tak banyak tapi bening,” ungkap Ibu Tiyeum dengan raut muka lelah.
Diketahui, Pemerintah Desa Randegan sudah berupaya memberikan bantuan air bersih yang dibeli dari salah satu mata air yang terdapat di daerah Ajibarang.
“Namun yang dirasakan oleh masyarakat air masih kurang, karena tidak semua kebagian. Masyarakat berharap jumlah air bersihnya ditambah lagi,” tandas Ibu Tiyeum.
![]()
Penulis : Yayat
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan