Tasikmalaya Open Tournament 2026: Wadah Lahirnya Generasi Baru Karateka

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Gelanggang Olahraga (GOR) Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya, mendadak riuh oleh kehadiran ratusan karateka pada Sabtu (16/05/2026).

Kehadiran para atlet ini tak lain untuk berlaga dalam ajang bergengsi Kejuaraan Karate Tasik Open Tournament 2026.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari (16–17 Mei 2026) ini tidak hanya diikuti oleh atlet lokal Kota Tasikmalaya, melainkan juga dimeriahkan oleh kontingen dari berbagai daerah seperti Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Bandung, hingga Jakarta.

Ajang olahraga bela diri ini dibuka secara resmi oleh Plh Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi tinggi antusiasme luar biasa dari para peserta.

“Alhamdulillah, saya lihat peserta sangat antusias. Banyak atlet dari luar daerah seperti Banjar, Garut, Pangandaran, bahkan kota-kota lainnya yang ikut berpartisipasi dan sangat semangat mengikuti kegiatan ini,” ujar Diky Chandra.

Diky berharap turnamen ini mampu melahirkan karateka-karateka handal yang siap mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan dampak baik, terutama bagi peningkatan prestasi olahraga Kota Tasikmalaya ke depan. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung, yaitu Junjung Tinggi Sportivitas, Raih Prestasi Gemilang,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Tasikmalaya, Yuki, mengungkapkan bahwa gelaran Tasik Open Tournament ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di Kota Tasikmalaya.

“Karate Tasik Open Tournament 2026 ini baru pertama kali dilaksanakan. Kegiatan berlangsung selama dua hari dan diikuti peserta dari berbagai kota, mulai dari Bandung hingga Jakarta. Ada enam perguruan karate yang ikut ambil bagian,” jelas Yuki.

Tercatat sebanyak 396 atlet dari berbagai kategori usia ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Yuki berharap ajang ini dapat menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan sekaligus melahirkan regenerasi atlet potensial.

“Kami berharap dengan total sekitar 396 peserta ini, akan muncul atlet-atlet baru sebagai generasi penerus, khususnya bagi perkembangan prestasi karate di Kota Tasikmalaya dari berbagai kelompok usia,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Gawat! Jalan Poros Kukku-Ranga Hampir Putus, Beton Menggantung & Dekker Runtuh Ancam Nyawa Warga
Diky Chandra Apresiasi Pendekatan Humanis dan Kreativitas Warga Bungursari
Waspadai Ribuan Titik Panas, Polisi, TNI, Pemda dan Masyarakat Perkuat Antisipasi Karhutla
Tim Penyidik KPK Geledah Kantor BAPPENDA dan BKPSDM Kab Bogor, Amankan Sejumlah Dokumen
OHAN HAFIDZ Tahap II: Strategi Pemkot Tasikmalaya Cetak Penghafal Al-Qur’an Berbasis Kelurahan
BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Serahkan JKM ke Ahli Waris di Sukamajukidul
SMP Negeri 1 Sukawening Borong Prestasi di FTBI Tingkat Kabupaten Garut
Semangat Kemerdekaan, Kwarran Bungursari Gelar Pesta Siaga dan LT-2 di SMPN 16 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Gawat! Jalan Poros Kukku-Ranga Hampir Putus, Beton Menggantung & Dekker Runtuh Ancam Nyawa Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Diky Chandra Apresiasi Pendekatan Humanis dan Kreativitas Warga Bungursari

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Waspadai Ribuan Titik Panas, Polisi, TNI, Pemda dan Masyarakat Perkuat Antisipasi Karhutla

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Tim Penyidik KPK Geledah Kantor BAPPENDA dan BKPSDM Kab Bogor, Amankan Sejumlah Dokumen

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:35 WIB

OHAN HAFIDZ Tahap II: Strategi Pemkot Tasikmalaya Cetak Penghafal Al-Qur’an Berbasis Kelurahan

Berita Terbaru