Pakpak Bharat, MNP – Sodip Thawe Boangmanalu, pemuda yang masih menjadi pelajar di SMA Negeri 1 Salak selalu tampak eksis di media sosial memainkan alat musik tradisional suku Pakpak.
Ya, khususnya Kucapi (sebuah alat musik petik/kecapi) yang dimainkan dengan cara dipetik ini memiliki ciri khas dengan dua tali senar.
Kecintaan dan dedikasi pemuda ini mendapatkan apresiasi dari Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Pakpak Bharat dengan memberikan dukungan dan binaan kepada Sodip Thawe Boangmanalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu supaya Sodip Thawe lebih menekuni bidang tersebut. Dorongan semangat Fungsionaris JWI Pakpak Bharat ini tampak memberikan semangat lebih kepada pelajar ini.
Tampak ketika berkunjung ke kediaman Sodip Thawe Boangmanalu, dirinya sedang giat membuat alat tradisional Kucapi dengan menggunakan alat manual dan seadanya.
Sampai akhirnya alat musik tradisional tersebut dirampungkan dengan finishing cat politur sehingga menambah estetika alat musik.
Ketua JWI Pakpak Bharat Benny Solin berharap pemuda Pakpak semakin banyak menggeluti dan mencintai kebudayaan Pakpak, sehingga warisan Budaya yang begitu kaya dapat terpelihara dan digali lebih dalam.
“Bangsa kita memiliki khasanah nilai budaya yang sangat kaya, termasuk dalam suku Pakpak. Oleh karena itu, khasanah budaya ini harus tetap dilestarikan,” kata Benny, Selasa (11/02/2025).
Tentu saja lanjut dia, JWI berharap supaya pemuda pemudi Pakpak Bharat dapat memberikan diri dan semakin mencintai kebudayaan daerah sebagai bagian bangsa.
“JWI Pakpak Bharat akan berupaya memberikan support, meskipun mungkin masih dalam binaan yang sederhana,” ungkap Benny.
Sementara itu, Sodip Thawe Boangmanalu menyebut, kecintaannya terhadap alat tradisional Pakpak ini tidak terlepas dari didikan dan arahan gurunya Cihur Berutu.
Sebagaimana diketahui Cihur Berutu adalah seorang guru di SMA Negeri 1 Salak yang memiliki kompetensi di bidang Oning-oningen Tradisional suku Pakpak dan tampak sangat sangat intens dan berdedikasi tinggi dalam melestarikan kebudayaan Pakpak.
JWI Pakpak Bharat berharap pihak-pihak terkait dapat memberikan dukungan maksimal kepada pegiat-pegiat kebudayaan terkhusus alat-alat musik tradisional seperti Cihur Berutu dan Pemuda pemudi Pakpak lainnya.
JWI juga berharap melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat Bidang Kebudayaan dapat lebih melihat potensi dan kekayaan yang dimiliki pemuda, pemudi seperti mereka.
“Ini adalah suatu aset budaya yang harus didukung oleh pemerintah dengan karya karya yang mestinya di pertahankan melalui pelatihan yang lebih di tingkatkan, bahkan sokongan dana dalam pengembangan bakat dan talenta mereka,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Red









Tinggalkan Balasan