Sinergi Berbagai Pihak Perbaiki Jalan Rusak di Desa Jaweten

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Pemerintah Kabupaten Barito Timur bergerak cepat bersama unsur TNI, Polri, Pemerintah Desa Jaweten, dan pihak perusahaan untuk melakukan penanganan sementara terhadap kerusakan jalan nasional di kawasan Simpang Empat Desa Jaweten.

Kegiatan penimbunan jalan yang berlubang ini dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026, sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat dan viralnya kondisi jalan tersebut di media sosial.

Kegiatan perbaikan ini dilakukan dengan semangat gotong royong. Ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang ditimbun menggunakan material batu, dengan tujuan memulihkan kelancaran arus lalu lintas serta menjamin keamanan bagi masyarakat dan kendaraan angkutan yang melintas.

Kerusakan pada jalan nasional di wilayah Barito Timur sebenarnya telah lama menjadi sorotan warga. Lambatnya penanganan membuat sejumlah titik di ruas jalan Ampah–Tamiang Layang semakin rusak, bahkan menyebabkan penyempitan badan jalan yang berujung pada terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P Lelu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia, sekaligus bentuk tanggapan nyata terhadap aspirasi masyarakat.

Ari Panan menyebut, sasaran utama saat ini adalah penimbunan jalan berlubang di sekitar Simpang Empat Desa Jaweten, mengingat lokasi ini sempat menjadi pembahasan luas di media sosial dan sering dikeluhkan warga.

“Langkah penanganan sementara ini kami lakukan sambil menunggu proses pembenahan secara permanen yang akan dilaksanakan oleh instansi berwenang,” ungkap Ari Panan saat memimpin kegiatan tersebut.

Dalam upaya mempercepat dan memaksimalkan hasil penanganan, perusahaan Rimau Group turut berperan aktif dengan menurunkan alat berat untuk meratakan sekaligus memadatkan material timbunan, sehingga jalan tersebut dapat kembali difungsikan secara optimal dalam waktu singkat.

Ari Panan juga menegaskan bahwa laporan mengenai kondisi dan penanganan jalan ini akan disampaikan secara berjenjang kepada Pemerintah Provinsi serta Balai Penyelenggara Jalan Nasional (BPJN), mengingat ruas jalan tersebut merupakan aset jalan nasional yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Kepala Desa Jaweten, Marinus, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan gotong royong tersebut.

Menurutnya, perbaikan sementara ini sangat membantu masyarakat yang setiap hari bergantung pada akses jalan di kawasan Simpang Jaweten untuk beraktivitas.

“Pemerintah desa dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan ini. Semoga langkah ini dapat membuat lalu lintas di wilayah kami menjadi lebih lancar dan aman,” ucap Marinus.

Selain perbaikan badan jalan, pemerintah desa bersama warga juga melaksanakan penebangan dan pemangkasan pohon-pohon yang sudah lapuk dan tumbuh di tepi jalan.

Langkah ini diambil untuk mengurangi potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama ketika cuaca buruk atau ekstrem terjadi.

Sementara itu, Kepala Hubungan Eksternal Rimau Group, Mahmud Johar, menegaskan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap kondisi infrastruktur yang menjadi akses vital bagi masyarakat setempat.

“Kami terlibat dan menyediakan material hingga alat berat sebagai bentuk perhatian kami terhadap kondisi jalan yang rusak dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kami juga sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menangani masalah ini bersama-sama,” pungkas Johar.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kerjasama yang erat antar instansi, perusahaan, dan masyarakat dapat memberikan solusi cepat atas permasalahan infrastruktur, meskipun penanganan permanen masih menjadi harapan utama demi kenyamanan dan keselamatan jangka panjang pengguna jalan.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek
Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk
Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol
Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial
Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto
Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru