Selama Hargai Keberagaman, Forum Alim Ulama Cisayong Tegaskan Tidak Tolak Pontren Ma’had Ihya As Sunnah

Jumat, 17 Februari 2023 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pembangunan Pondok Pesantren Ma’had Ihya As Sunnah di Kecamatan Cisayong kabupaten Tasikmalaya mengundang reaksi masyarakat.

Salah satunya sejumlah elemen yang mengatasnamakan Forum Alim Ulama dan Masyarakat Cisayong yang belum lama ini sempat mengadakan aksi gerakan moral Perkokoh Aqidah Ahlusunnah Wal Jama’ah.

Dengan mengundang pihak yang berkompeten, Rabu (15/02) kemarin usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Tim Pakem Kabupaten Tasikmalaya di Aula Rapat Kejaksaan Negeri Kab Tasikmalaya.

Perwakilan Forum Alim Ulama Septyan Hadinata menyesalkan isu yang beredar menyebutkan jika pihaknya mempersulit atau menolak pendirian Pontren Ma’had Ihya As Sunnah.

Septyan menyebut, dalam rangka menyikapi persoalan konflik di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan isu faham agama, pihaknya akan mengadakan Saresehan Aswaja dengan tema Perkuat moderasi beragama.

Acara itu kata Septyan, sebagai bentuk sikap moderasi beragama dalam upaya membangun Kebudayaan dan Karakter Bangsa, sekaligus untuk merawat Indonesia yang damai, toleran dan menghargai keragaman.

“Acara Saresehan nanti mengundang para pihak berkompenten seperti MUI, FKUB, Tim Pakem, Kepolisian dan TNI serta Pemda kab Tasikmalaya sebagai narasumber,” kata Septyan kepada MNP melalui pesan WhatsAppnya, Kamis malam tadi (16/02).

Selain itu, dihadiri oleh seluruh alim ulama dan pimpinan ponpes juga tokoh masyarakat serta ormas Islam yang ada di kecamatan Cisayong.

“Kami tegaskan, sikap kami ini bukan dilandasi oleh kebencian terhadap pihak
Ma’had Ihya As Sunnah, tapi sebagai ikhtiar kami dalam mencari kemaslahatan bersama,” ucapnya.

Menurut Septyan, alim ulama dan masyarakat Cisayong terbuka kepada siapa saja yang bermaksud membangun Cisayong, dengan catatan selama itu maslahat.

“Kami sangat menjunjung tinggi Tri Kerukunan yakni kerukunan antar intern umat beragama, kerukunan antar umat beragama dan kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah,” paparnya.

Septyan kembali menegaskan, pihaknya sebagai penganut faham Ahlu Sunnah Wal Jama’ah, selalu mengaplikasikan nilai Rohmatan Lil alamin.

Pihaknya pun lanjut Septyan, tidak pernah menolak pihak Ihya Assunah, sebab yang diinginkan itu bahwa siapa saja yg masuk ke Cisayong harus taat akan aturan dan menghargai keberagaman adat istiadat masyarakat.

“Kami menyesalkan kurang tanggapnya pihak pemerintah dalam menyelesaikan ini, padahal polemik sudah berjalan sejak tahu 2019 dan sudah kami sampaikan, tapi tidak ada tanggapan yang jelas,” tandas Septyan.

Adapun yang dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum Alim Ulama dan masyarakat Cisayong dengan Tim Pakem kab Tasikmalaya adalah:

1. Memberikan penjelasan resmi soal munculnya pro kontra mengenai rencana pendirian Ma’had Ihya Assunah 2 Cisayong yg berlokasi di kp Babakan Singelet Desa Sukaraharja kec Cisayong.

2. Memberikan klarifikasi soal adanya tudingan bahwa Alim Ulama Dan Masyarakat kec Cisayong menolak rencana pendirian Ma’had Ihya Assunah 2 Cisayong, sebagaimana yang beredar di publik dan media massa. Dengan tegas kami bantah bahwa hal itu tidak benar. Apa yang kami lakukan adalah untuk meluruskan soal terjadinya pro kontra di masyarakat, agar tidak menjadi kerawanan yg berakibat konflik horizontal di masyarakat.

3. Ingin ada kejelasan soal perijinan pendirian Ma’had Ihya Assunah 2 Cisayong mengenai penggunaan lahan, sebab lahan yNg akan digunakan adalah merupakan lahan yg masuk dalam katagori Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

4. Meminta kepada pihak terkait agar segera turun menyelesaikan persoalan terjadinya pro kontra mengenai rencana pendirian Ma’had Ihya Assunah 2 Cisayong. Dan meminta pihak Tim Pakem kab Tasikmalaya untuk melakukan kajian komprehensif terhadap persoalan tersebut.

5. Meminta kepada bupati Tasikmalaya agar menunda seluruh proses perijinan terhadap rencana pendirian Ma’had Ihya Assunah 2 Cisayong dan menghentikan seluruh aktifitas dilokasi sebelum ada kesepahaman bersama dimasyarakat. (Red).

Loading

Berita Terkait

Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR
Aliansi Gemarindra Kepung Gedung DPR-RI dan BPK, Desak Audit Tiga Nama Pejabat
Kuasa Hukum Kings Family Karaoke Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Terjadi Penutupan
Dualisme Manajemen Plus Kepemimpinan di Terminal Bubulak Diduga Memicu Masalah Kompleks
Klarifikasi Belum Terjawab, PH Yadi-Subarno Soroti Pernyataan Luasan 11 Hektare
Kenaikan Pangkat 63 Prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya: Pangkat Bertambah, Tanggung Jawab Ikut Menguat
Soal Isu Beli Kursi Mahasiswa Baru, Dosen UNSIL Beri Klarifikasi dan Beberkan Kronologi
CV Assalam Family Salurkan Santunan untuk Lansia, Guru Madrasah dan Anak Putus Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Aliansi Gemarindra Kepung Gedung DPR-RI dan BPK, Desak Audit Tiga Nama Pejabat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Kuasa Hukum Kings Family Karaoke Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Terjadi Penutupan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Dualisme Manajemen Plus Kepemimpinan di Terminal Bubulak Diduga Memicu Masalah Kompleks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Klarifikasi Belum Terjawab, PH Yadi-Subarno Soroti Pernyataan Luasan 11 Hektare

Berita Terbaru