Tasikmalaya, MNP – Dari sekian banyak lembaga pendidikan hanya ada satu sekolah di kota Tasikmalaya sebagai satu-satunya daerah di Jawa Barat yang mendapatkan program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat.
Program ini digadang-gadang menjadi salah satu upaya nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat, Senin (08/09/2025).
Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat masih dalam tahap renovasi sejak pertengahan Agustus lalu, dengan nilai anggaran sebesar Rp 397.522.000. Proyek renovasi tersebut ditargetkan rampung pada akhir September 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Norma Citra, selaku konsultan pengawas dari PT Adi Prima bersama rekannya Muhammad Zaki, dipercaya mengawasi langsung pengerjaan renovasi di SDN Rahayu 2, yang berlokasi di Kampung Sambong Pari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.
Norma mengatakan, renovasi pembangunan Sekolah Rakyat ini dimulai pertengahan Agustus, yang insya Allah akan selesai di akhir September.
Pembangunan ini lanjut Norma, difokuskan pada tiga ruang kelas (rombel), dan menurut informasi yang diterima, Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi jenjang SD, SMP, bahkan dilengkapi asrama.
“Namun untuk mekanismenya lebih detail, saya hanya sebatas pengawas di lapangan,” ujar Norma kepada awak media.
Sementara itu, Muhammad Zaki menegaskan bahwa proses pembangunan berjalan sesuai dengan standar prosedur operasional (SOP).
“Alhamdulillah, secara teknis, pembangunan ini sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bahan bangunan juga sesuai standar, sehingga bisa dipastikan tidak ada penyimpangan, baik dari segi anggaran maupun material yang digunakan,” ungkapnya.
Dengan adanya pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tasikmalaya ini, masyarakat berharap kualitas pendidikan dapat meningkat sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengenyam pendidikan yang layak.
![]()
Penulis : DK
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan