Enrekang, MNP – Pemerintahan Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan diterpa isu hangat. Rumor yang beredar di masyarakat, para kepala dinas (Kadis) mengundurkan diri secara berjamaah akibat tak sejalan dengan visi misi dan program kerja Bupati.
Menyikapi itu, Pelaksana Harian Sekertaris Daerah (Plh Sekda) Enrekang, Suparman membantah kabar minor tersebut saat diwawancarai wartawan di ruang pola kantor bupati pada hari Selasa 6 Mei 2025.
Suparman menyampaikan, tidak benar pengunduran diri beberapa Kadis karena tidak sejalan dengan Visi dan Misi serta program kerja dari Bupati dan Wakil Bupati Enrekang H.Muh.Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang Latinro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak benar, karena dalam isi pengunduran diri mereka semuanya mempunyai alasan secara tertulis,” tegas Suparman.
Dijelaskan pula, bahwa mereka mengundurkan diri dari jabatan karena alasan khusus, bahkan Kadis Pendidikan, Kadis Pertanian dan Kadis Koperasi dan UKM sudah ada persetujuan dari Bupati atas Permohonan Pengunduran diri mereka dari Jabatan.
“Kalau H. Baba bahkan sudah ada Surat Keputusan (SK) Pensiun dini atas Permintaan sendiri,” jelas Suparman.
Dirinya menyebut, bahwa ada beberapa Jajaran OPD Pemkab Enrekang yang telah mengundurkan diri seperti, Kepala Dinas Dikbud Jumurdin, Kepala Dinas Pertanian Addi, Kadis Koperasi dan UKM Sadikin, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Rachmawati Djamil.
“Sedangkan khusus untuk Kepala BKAD Permadi Hasan diistirahatkan dari Jabatannya karena sering meninggalkan tugas,” bebernya.
Suparman melanjutkan, bahwa rencananya, dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Enrekang akan melakukan seleksi terbuka untuk mengisi beberapa perangkat OPD yang lowong.
“Pemkab Enrekang akan segera mengajukan permohonan Persetujuan Teknis ke BKN dan Kemendagri untuk melakukan Seleksi Terbuka untuk mengisi jabatan yang lowong,” tutup Suparman.
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan