Sebuah Caffe di Kota Tasikmalaya Diduga jadi Ajang Pesta Miras

Minggu, 17 Juli 2022 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Sebuah cafe di Kota Tasikmalaya diduga dijadikan tempat pesta miras oleh sejumlah pengunjung pada Jumat (15/7/2022) malam.

Kasus dugaan pesta miras tersebut mencuat usai sebuah video viral di media sosial. Dimana seorang pengunjung tengah berjoget dan berswafoto, sambil memegang botol miras.

Bahkan dalam video, si pengunjung cafe asik bergoyang sambil sempoyongan di sebuah cafe tepatnya di jalan KH Zaenal Mustofa di Kota Tasikmalaya.

Usai video itu beredar dan viral, para petugas gabungan dari Polisi, TNI, Satpol PP, Sabtu (16/7/2022) malam langsung melakukan razia di cafe tersebut.

Budi Hermawan Kabid Tibum Satpol PP Kota Tasikmalaya menyatakan, razia cafe ini dilakukan sebagai upaya gerak cepat petugas kepolisian dan Satpol PP, dengan beredarnya video pesta miras.

“Kami langsung bergerak ke lokasi yang diindikasikan terjadi hal-hal seperti itu (pesta miras),” ujar Budi.

“Saat melakukan razia, petugas juga menanyakan perizinan soal usaha cafe itu. Petugas memberikan arahan kepada pengelola cafe, agar dipatuhi dan diterapkan,” kata Budi.

Lanjutnya, kejadian pesta miras diduga dilakukan Jumat malam, saat itu ada acara live musik di salah satu cafe di Tasikmalaya.

“Mungkin ini juga dari keteledoran pihak pengelola cafe, dimana mereka tidak membatasi atau menyeleksi para pengunjung yang membawa miras masuk ke dalam cafe,” jelas Budi.

Pihaknya akan terus menelusuri kejadian ini lebih dalam, untuk pemberian sanksi, apakah harus ditutup atau seperti apa.

“Kita akan terus menelusuri berbagai perizinannya, untuk langkah kedepan melakukan penindakan,” ungkapnya.

Pasalnya, berdasarkan informasi dari Dinas terkait, cafe di Tasikmalaya yang dijadikan lokasi pesta miras itu, perizinannya masih tahap NIB (nomor induk berusaha).

“Senin akan kita kroscek, kalau tadi kita hanya memberi imbauan kepada pengunjung dan pengelola cafe agar tidak membawa atau menyediakan minuman keras,” pungkasnya. (Eris)

Loading

Berita Terkait

Perkara Sidang Lingkar Dadaha: JPU Tuntut Bebas Tiga Terdakwa Penganiayaan, Dinilai Bela Orang Tua
PJU Padam 10 Hari, Warga Jalan 45 Tamiang Layang Geram: Jalan Gelap, Instansi Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab.
Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah di Enrekang: Oknum Main-main dengan Anggaran Rakyat
SD IT Pesantren Cipansor Jadi Tuan Rumah Seleksi Terpadu O2SN, Pentas PAI, dan FLS3N
Krisis Ruang Kelas dan Tenaga Pengajar, SDN Torowek Kadipaten Berharap Perhatian Pemerintah
171 Jemaah Haji Garut Siap Berangkat, Bupati Ingatkan Jaga Fisik dan Mental
Dapur MBG Sungkai Bersatu Kini Miliki IPAL, Wujud Kepedulian Terhadap Lingkungan
‎Festival Seni Budaya Sayang Heulang Angkat Pesona Garut Selatan ‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:01 WIB

Perkara Sidang Lingkar Dadaha: JPU Tuntut Bebas Tiga Terdakwa Penganiayaan, Dinilai Bela Orang Tua

Senin, 13 April 2026 - 18:06 WIB

PJU Padam 10 Hari, Warga Jalan 45 Tamiang Layang Geram: Jalan Gelap, Instansi Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab.

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah di Enrekang: Oknum Main-main dengan Anggaran Rakyat

Senin, 13 April 2026 - 13:34 WIB

SD IT Pesantren Cipansor Jadi Tuan Rumah Seleksi Terpadu O2SN, Pentas PAI, dan FLS3N

Senin, 13 April 2026 - 11:37 WIB

Krisis Ruang Kelas dan Tenaga Pengajar, SDN Torowek Kadipaten Berharap Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru