TASIKMALAYA, MNP – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan pemerintah justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi kejahatan.
Berdalih investasi pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), aksi dugaan penipuan dan penggelapan dana modal kini resmi bergulir ke ranah hukum.
Warga Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, berinisial SAH, mendatangi Polsek Indihiang pada Rabu (19/8/2026) untuk melaporkan AA, warga Sukaratu, atas tuduhan penggelapan uang investasi senilai Rp500 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah hukum ini diambil setelah mediasi dan upaya penyelesaian secara kekeluargaan tidak membuahkan hasil.
Kasus ini bermula dari kesepakatan kerja sama pengelolaan Dapur SPPG Panaragan di Kabupaten Ciamis yang ditandatangani kedua belah pihak pada 30 Januari 2026.
Namun, pada Maret 2026, SAH mendapati fakta bahwa AA bukanlah pemilik sah dari dapur layanan gizi tersebut seperti yang diakui sebelumnya.
Tak hanya itu, dana modal setengah miliar rupiah yang disetorkan juga disinyalir ditilep dan dialihkan di luar kesepakatan.
Kuasa hukum pelapor, Meiman N. Rukmana, S.H., M.H., menegaskan bahwa kliennya mengalami kerugian materiil yang cukup besar akibat ulah terlapor.
Selain modal Rp500 juta melayang dan pembagian hasil yang tak kunjung terealisasi, korban juga terbebani cicilan bank.
“Klien kami tidak pernah menerima deviden yang dijanjikan. Bahkan, klien kami harus menanggung kewajiban angsuran bank sejak Februari 2026 yang totalnya sudah menembus Rp84 juta,” terang Meiman saat mendampingi pelaporan di Polsek Indihiang.
Meiman menduga aksi terlapor melibatkan jaringan atau indikasi sindikat yang terstruktur. Ia meyakini ada pihak lain yang ikut menikmati atau menampung aliran dana investasi bodong tersebut.
“Kami mendesak penyidik kepolisian mengusut tuntas perkara ini secara komprehensif, termasuk melacak lalu lintas aliran uang serta menyeret pihak-pihak lain yang diduga turut menikmati hasil kejahatan ini,” tegasnya.
Saat ini, laporan dugaan penipuan investasi dapur MBG tersebut telah diterima pihak Polsek Indihiang dan masih dalam proses penyelidikan intensif.
![]()
Penulis : Red










Tinggalkan Balasan