Rakyat Mujahid RI Dukung Panglima TNI, Perintahkan Siaga 1 Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MNP – Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, mengeluarkan Surat Telegram kepada seluruh jajarannya, agar melaksanakan apel siaga tingkat 1 (Satu), instruksi kesiap siagaan Nasional NKRI.

Semua perintah tersebut guna mengantisipasi segala kemungkinan buruk hingga terburuk, terkait perkembangan situasi dan kondisi dalam negeri Kita, akibat dampak konflik dari kawasan Timur Tengah.

TNI menyebut, langkah ini ditempuh sesuai dengan tugas pokok utama TNI di dalam Negara ini. Adapun perintah tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI, Nomor : TR/283/2026.

Suratnya itu diteken (tanda tangan) oleh AsOps (Asisten Operasi Panglima TNI), Letjen Bobby Rinal Makmun, itu pada Minggu (1/3/2026).

Terdapat Tujuh perintahnya yang ditujukan kepada seluruh jajaran TNI. Berikut ini isinya :

1.⁠ ⁠Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI, diminta menyiagakan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) nya. Selain itu, mereka juga diperintahkan melakukan patroli di Objek Vital Strategis dan Sentra Perekonomian (OVS2P).

Patroli tersebut meliputi Bandara, Pelabuhan Laut maupun Sungai, Stasiun Kereta Api, Terminal Bus, hingga fasilitas-fasilitas penting lainnya, seperti Kantor Perusahaan Listrik Negara.

2.⁠ ⁠Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) TNI, diperintahkan agar segera melaksanakan deteksi dini serta pengamatan udara secara terus-menerus (rutin dan intensif) selama 24 jam.

3.⁠ ⁠Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, diminta segera menginstruksikan Atase Pertahanan RI di Negara – Negara yang terdampak konflik, untuk mendata dan memetakan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI). Selain dari itu, juga diminta menyiapkan rencana untuk evakuasi (jika diperlukan).

Langkah tersebut penting segera dilakukan, dengan berkoordinasi bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta Perwakilan Diplomatik RI, di negara-negara terkait.

4.⁠ ⁠Kodam Jaya, diperintahkan agar segera meningkatkan patrolinya di berbagai OVS (Objek Vital Strategis), serta Kawasan Kedutaan Besar, di wilayah DKI Jakarta, guna menjaga situasi keamanannya tetap kondusif.

5.⁠ ⁠Satuan Intelijen TNI, diminta segera melakukan deteksi dini serta pencegahannya, terhadap segala potensi gangguan keamanan di Objek Vital Strategis dan di Kawasan Kedutaan Besar Negara – Negara Sahabat RI.

6.⁠ ⁠Seluruh Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI, diminta segera melaksanakan kesiapsiagaan di Satuan masing-masing.

7.⁠ ⁠Setiap perkembangan situasi-kondisi yang terjadi di lapangan, harus segera dilaporkan pada Panglima TNI.

Penjelasan Mabes TNI dari
Mabes TNI ini memberikan penjelasan atas penerbitan Telegram Panglima TNI, kepada seluruh jajarannya. TNI juga menyatakan, hal itu penting untuk dilakukan sesuai tugas pokok TNI, untuk melindungi segenap Bangsa Indonesia ini.

“Perlu saya sampaikan di sini, bahwa sesuai dengan yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI, adalah untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, dari segala ancaman dan gangguan, terhadap keutuhan bangsa dan negara,” jelas Kapuspen TNI, Brigjen TNI. Aulia Dwi Nasrullah kepada para wartawan, pada Minggu (8/3/2026) Pagi tadi.

Aulia memastikan, bahwa TNI tentu akan bertugas profesional dan selalu siap siaga dalam kemampuan nya. Dirinya menyebut, TNI siap melakukan antisipasi atas dampak yang terjadi, dari perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah saat ini.

“TNI jelas bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan segenap unsur, agar selalu siap operasional serta siap siaga guna mengantisipasi segala kemungkinan buruk dari efek perkembangan, di lingkungan strategis dunia internasional, regional juga lingkup nasional,” jelasnya.

“Dengan demikian, lanjut Aulia, TNI harus memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi, salah satunya adalah dengan siap segera melaksanakan Apel, untuk pengecekan kesiapan TNI secara rutin,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Distribusikan 2,34 Juta Liter Air Bersih, BPBD Kota Tasikmalaya Juga Petakan Risiko Banjir
Madrasah Al Musytari Lengo Resmi Kantongi Izin Operasional Kemenag Kota Tasikmalaya
Kepemimpinan Viman-Diky Stagnan, Ketua Gapura Dukung Aksi Pemakzulan Cipayung Plus dan Poros Pelajar
BEM PTNU Pertanyakan Dasar Hukum Pengelolaan Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih
Kejutan HUT Kota Tasikmalaya, Cipayung Plus dan Poros Pelajar Serukan Pemakzulan Viman – Diky
Bongkar Dugaan Penampungan BBM Oplosan di Batang Gansal, Puluhan Drum dan Baby Tank Jadi Bukti
Cegah Peredaran Narkoba, Kapolri Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Rokok Elektrik
Lapak Rongsok Pasar Laladon Digerebek: Penjual Kabur, 580 Butir Obat Keras Disita Polsek Ciomas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Distribusikan 2,34 Juta Liter Air Bersih, BPBD Kota Tasikmalaya Juga Petakan Risiko Banjir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Madrasah Al Musytari Lengo Resmi Kantongi Izin Operasional Kemenag Kota Tasikmalaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Kepemimpinan Viman-Diky Stagnan, Ketua Gapura Dukung Aksi Pemakzulan Cipayung Plus dan Poros Pelajar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:27 WIB

BEM PTNU Pertanyakan Dasar Hukum Pengelolaan Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Kejutan HUT Kota Tasikmalaya, Cipayung Plus dan Poros Pelajar Serukan Pemakzulan Viman – Diky

Berita Terbaru