Pegang Teguh ‘Amanat Galunggung’, Ratusan Pelajar Tasikmalaya Meriahkan Festival Olahraga Tradisional

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya sukses menggelar Festival Olahraga Tradisional di Kawasan Wisata Cipanas Galunggung pada Minggu (21/06/2026).

Mengusung tema Merawat Tradisi Menguatkan Generasi, event ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mengawinkan sektor pariwisata dengan pelestarian budaya lokal.

Adiatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Budi Prayoga, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menanamkan nilai-nilai budaya sekaligus mempromosikan destinasi wisata andalan, khususnya Cipanas Galunggung.

Menurut Budi, urgensi merawat tradisi ini juga selaras dengan nilai sejarah yang tertuang dalam naskah kuno Amanat Galunggung.

“Ada ungkapan penting dalam naskah tersebut: Hana Nguni Hana Mangke, Tan Hana Nguni Tan Hana Mangke, yang artinya tidak akan ada hari ini jika tidak ada masa dahulu. Dari amanat para karuhun (leluhur) ini, kita diingatkan betapa pentingnya menjaga warisan budaya,” ujar Budi di lokasi acara.

Festival perdana ini diikuti oleh sedikitnya 130 peserta yang merupakan pelajar tingkat SD dan SMP dari berbagai wilayah di kaki Gunung Galunggung, seperti Leuwisari, Singaparna, Padakembang, Cisayong, dan sekitarnya.

Terdapat tiga jenis olahraga tradisional yang diperlombakan dan dipamerkan, yaitu Engrang, Sumpit, dan Bakiak.

Budi berharap kegiatan ini bisa bertransformasi menjadi agenda tahunan yang memberikan ruang ekspresi positif bagi generasi muda guna memperkuat jati diri bangsa.

Di lokasi yang sama, Kepala Disparpora (Kadis) Kabupaten Tasikmalaya, Aam Rahmat Selamet, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam setiap event pariwisata daerah.

Pemilihan lokasi wisata sebagai tempat festival sengaja dilakukan untuk mendongkrak kunjungan wisata sekaligus menghidupkan kembali minat olahraga di tengah masyarakat.

Aam menambahkan, olahraga tradisional yang kini mulai langka harus dihidupkan kembali sebagai benteng pertahanan generasi muda dari dampak negatif lingkungan, seperti kenakalan remaja.

“Daripada anak-anak kita terjebak dalam kegiatan yang tidak jelas atau kenakalan remaja, lebih baik energi mereka diaktifkan melalui olahraga tradisional ini,” tutur Aam.

Dirinya menekankan bahwa esensi dari festival ini bukan sekadar ajang kompetisi fisik untuk mencari siapa yang tercepat atau terkuat. Fokus utamanya adalah membentuk karakter generasi muda yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, gotong royong, kebersamaan, dan sportivitas.

“Karena ini adalah event pertama, ke depannya kami berencana tidak hanya melibatkan sekolah, tetapi juga institusi dan elemen masyarakat lainnya agar kelestarian budaya ini merata,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Hendrik/Mon

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran
Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar
32 Paralegal Kelurahan Kota Tasikmalaya Bersertifikat, Perluas Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Miskin
Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga Resmikan Jembatan Gantung Kaluppini, CSR Pertamina Jadi Kunci
Siap-Siap DPRD Bartim Segera Bentuk Pansus, Telusuri Dugaan Penguasaan 171 SHM di Luar HGU PT ISA
Partisipasi Warga Simpang Bingkuang Layak Jadi Teladan Penanggulangan Karhutla
Diduga Lalai Hingga Tangki Bocor, SPBU 34-16609 Terancam Sanksi Hukum Berlapis
Fokus Pembangunan Kota Tasikmalaya 2026, Penata Kelolaan dan Peningkatan Kualitas SDM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran

Kamis, 24 September 2026 - 14:31 WIB

Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

32 Paralegal Kelurahan Kota Tasikmalaya Bersertifikat, Perluas Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Miskin

Kamis, 24 September 2026 - 14:08 WIB

Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga Resmikan Jembatan Gantung Kaluppini, CSR Pertamina Jadi Kunci

Kamis, 24 September 2026 - 10:20 WIB

Siap-Siap DPRD Bartim Segera Bentuk Pansus, Telusuri Dugaan Penguasaan 171 SHM di Luar HGU PT ISA

Berita Terbaru