Quovadis Mahasiswa di Era Disrupsi, SEMMI Garut Datangkan Aktivis Nasional Haris Azhar

Jumat, 7 Juni 2024 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Dengan tajuk Quovadis Mahasiswa di Era Disrupsi, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Garut Jawa Barat mendatangkan Aktivis Nasional Haris Azhar di Coffe Toffe Garut, Kamis (07/06/2024).

Dalam pemaparannya Haris Azhar memberikan pesan penting kepada mahasiswa Kabupaten Garut supaya mahasiswa tidak terjebak kepada janji-janji yang bersifat narasi-narasi besar dari orang yang punya banyak program.

“Anak muda harus ini, anak muda harus itu, akhirnya anak muda harus terjebak di acara tersebut,” ujar Haris Azhar.

Menurutnya, anak muda harus diberikan ruang kebebasan, apa yang mereka pertanyakan, apa yang mereka temukan jawabannya.

“Biarkan mereka membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat untuk memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah ataupun kebijakan publik,” kata dia.

“Saya pikir tugasnya orang tua, tugasnya kampus, tugasnya senior-senior adalah di situ. Jadi jangan dipaksa mereka untuk hadir ke sana ikut ini, ikut itu,” tegas Aktivis Hak Asasi Manusia tersebut.

Haris Azhar menyebut, mahasiswa sekarang bukan tidak lagi kritis, tetapi mereka sekarang diliputi kecemasan. Meraka represi, dilarang, dibubarin acaranya. Mahasiswa takut ditangkap sekarang pada tekanan-tekanan kebijakan pemerintah.

“Mahasiswa nanti harus bayar ini, harus bisa ini, bisa itu, jadi mereka kaya robot sekarang. Jadi mahasiswa itu terjebak kepada kecemasan dan itu bukan muncul dari diri mereka tapi dari orang tuanya,” ucapnya.

Haris Azhar khawatir banyak orang yang membuat kecemasan itu sebenarnya sedang memelihara kekuasaan dan memelihara kesempatan untuk memperkaya diri.

“Jadi anak muda ini dijadikan sasaran kesempatan memelihara kekayaan dan kekuasaan,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Umum SEMMI Kabupaten Garut, Rifki Fauzi mengatakan, tujuan acara ini agar mahasiswa berpikir dalam membangun, dan kritis. Tidak hanya aktif melakukan kegiatan viral di medsos.

Rifki Fauzi melanjutkan, di era disrupsi anak muda sekarang terlalu mengkitu Medsos seperti foto terus diupload dan jadi tranding, dengan acara ini SEMMI ingin merubah mindset seperti itu.

“Ya, dengan acara ini mudaha-mudahan bisa merubah mindset,dan membuat mahasiswa bisa kritis seperti mahasiswa yang dulu,” harap Rifki Fauzi.

Apalagi terang dia, di musim menghadapi Pilkada sekarang, diharapkan mahasiswa tidak hanya jadi tim hore saja.

“Tapi mahasiswa harus bisa memberikan pemahaman bagaimana bisa memilih pemimpin yang baik dan benar serta jujur,” tandas Rifki Fauzi.

Loading

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!
Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan
Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal
Negara Hadir! Ahli Waris Anggota BPD di Maiwa Terima Santunan Kematian Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
Enrekang Terbaik I se-Sulawesi! Sikat Penghargaan Kemendagri di Bidang Pendidikan, Bawa Pulang Rp 2 Milyar 
UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan
Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:09 WIB

Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!

Sabtu, 19 September 2026 - 08:57 WIB

Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 08:43 WIB

Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal

Sabtu, 19 September 2026 - 08:38 WIB

Negara Hadir! Ahli Waris Anggota BPD di Maiwa Terima Santunan Kematian Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 19 September 2026 - 08:30 WIB

Enrekang Terbaik I se-Sulawesi! Sikat Penghargaan Kemendagri di Bidang Pendidikan, Bawa Pulang Rp 2 Milyar 

Berita Terbaru