Puskesmas Bungursari Tasikmalaya Edukasi Masyarakat Pencegahan Penyakit Prioritas

Rabu, 6 Desember 2023 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya melalui Puskesmas Bungursari mengadakan kegiatan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas DM, TB, Kardio, Vaskuler yang bertempat di Aula kecamatan Bungursari, Rabu (06/12/2023).

Peserta berjumlah 60 orang terdiri dari RT, RW Kader posyandu, Puskesmas, Pemerintah dari dua kelurahan, kecamatan, Babinsa Babinkantibmas dan tamu undangan lainnya.

Nampak hadir Gugun Nugraha Ramdani, A.Md.Kep pemegang program TBC Puskesmas Bungursari dan dr Ceffy dan Galih sbg narasumber dari rumah sakit Jasa Kartini.

Tujuan dari acara ini untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit prioritas, seperti penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus (DM), dan tuberkulosis (TB), serta mempromosikan kebugaran jasmani.

Dalam acara tersebut, dr Ceffy Rachmat Sudrajat menjelaskan terkait pengendalian penyakit Kardiovaskular, Diabetes mellitus, TBC, Tuberculosis dan kebugaran jasmani.

Menurut dr Ceffy, setiap gejala pada penyakit tersebut berbeda, ada kalanya pasien tidak merasakan pada gejala penyakit tersebut.

Lanjut dr Ceffy, seringkali penumpang diabetes melitus tidak mengetahui bahwa mereka sakit TBC, begitu pula sebaliknya semua pasien TBC harus diperiksa gula darahnya, diabetes melitus juga perlu dilakukan skrining TBC dan pemeriksaan Rontgen dada.

Sebaiknya kata dia, bila ada gejala gejala yang mengarah kepada penyakit TBC atau Diabetes mellitus, langsung diperiksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Ini merupakan upaya deteksi TBC dan Diabetes melitus tang dapat dilakukan fasilitas layanan terdekat,” jelas dr Ceffy.

Sebagai pembawa materi, pihaknya membeberkan apa saja pengobatan terkait diabetes melitus. Apalagi dalam kegiatan ini masyarakat diberikan edukasi untuk pencegahan dengan menjaga pola makan karena berhubungan dengan insulin.

dr Ceffy menyebut, dengan menjaga pola makan ini bisa menjaga karbohidrat yang tinggi seperti nasi dan jenis tepung agar bisa mengurangi.

“Namun apabila sudah terkena penyakit diabetes, dan untuk orang yang terkena TBC ada pengobatan khusus dengan tidak putus obat selama enam bulan sesuai anjuran dokter,” tandasnya.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tinjau Sawah 78 Hektare di Teluk Sungkai, Wabup Inhu Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani
Apresiasi Kelulusan 100%, SMPN 16 Kota Tasikmalaya Kalungkan Medali untuk 274 Siswa
Silaturahmi RT dan RW Se-Desa Kadipaten, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan
Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan
Tito A. Purnomo Siap Bangun Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Desa Buniasih
Dua Kecamatan di Inhu Dikepung Penambang Emas Ilegal, Polda Riau dan Kapolres Didesak Turun Tangan
Tantangan Ekonomi Kota Tasikmalaya: Di Tengah Kenaikan BBM Non-Subsidi dan Tuntutan Efisiensi Anggaran
Dugaan Proyek Fiktif di Bartim Menggurita, Setelah Badampu-Bantayum, Muncul “Peningkatan Jalan Inspeksi D.I Pangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:29 WIB

Tinjau Sawah 78 Hektare di Teluk Sungkai, Wabup Inhu Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Apresiasi Kelulusan 100%, SMPN 16 Kota Tasikmalaya Kalungkan Medali untuk 274 Siswa

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:06 WIB

Silaturahmi RT dan RW Se-Desa Kadipaten, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:39 WIB

Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:06 WIB

Tito A. Purnomo Siap Bangun Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Desa Buniasih

Berita Terbaru