Tasikmalaya, MNP – UPTD Puskesmas Bungursari Kota Tasikmalaya usai melaksanakan kegiatan lokakarya mini triwulanan (Lokmintri), Selasa (24/06/2025).
Acara ini merupakan salah satu upaya UPTD Puskesmas Bungursari untuk meningkatkan sinergi dan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja.
Nampak hadir unsur kecamatan, Kelurahan, stakeholder kelurahan Cibunigeulis dan Bungursari bertempat di Aula Puskesmas Bungursari, Kota Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Camat Bungursari Sodik Sunandi mengatakan, kehadiran stakeholder terkait diharapkan dapat memperkuat kerjasama dan koordinasi antara Puskesmas dan pemerintah kelurahan.
Sodik menegaskan, kolaborasi yang baik antara tenaga kesehatan dan masyarakat sangat diperlukan, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sebaik apapun program, tanpa adanya kolaborasi atau kerja sama yang baik antara tenaga kesehatan dan masyakarat tidak akan terwujud,” tegas Sodik.
Ditempat sama, Kepala Puskesmas Bungursari, dr.Eko Anggoro Sulistiyaji menjelaskan permasalahan yang dihadapi masyarakat untuk tiga bulan ke belakang.
“Meskipun belum tuntas dari status zero stunting, masalah stunting sudah mengalami angka penurunan yang signifikan,” jelas dr Eko.
Tak hanya itu, dijelaskan juga angka kematian ibu dan bayi juga mengalami penurunan. Hanya terjadi satu kasus kematian ibu hamil yang disebabkan penyakit bawaan.
“Keberhasilan ini tentunya, berkat kerja keras kita semua, terutama para kader yang terus berjuang untuk mengedukasi masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat,” ucapnya.
Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bungursari, permasalahan yang dihadapi saat ini adalah Zero dose, yaitu anak-anak yang belum pernah mendapatkan Imunisasi sama sekali.
“Saat ini terdapat 27 anak yang belum pernah imunisasi. Hal ini tentunya menjadi PR kita bersama untuk mengatasinya,” tandas dr Eko.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan