Lokmintri UPTD Puskesmas Bungursari, Bahas Sejumlah Isu Kesehatan Masyarakat 

Rabu, 25 Juni 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – UPTD Puskesmas Bungursari Kota Tasikmalaya usai melaksanakan kegiatan lokakarya mini triwulanan (Lokmintri), Selasa (24/06/2025).

Acara ini merupakan salah satu upaya UPTD Puskesmas Bungursari untuk meningkatkan sinergi dan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja.

Nampak hadir unsur kecamatan, Kelurahan, stakeholder kelurahan Cibunigeulis dan Bungursari bertempat di Aula Puskesmas Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Dalam sambutannya, Camat Bungursari Sodik Sunandi mengatakan, kehadiran stakeholder terkait diharapkan dapat memperkuat kerjasama dan koordinasi antara Puskesmas dan pemerintah kelurahan.

Sodik menegaskan, kolaborasi yang baik antara tenaga kesehatan dan masyarakat sangat diperlukan, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sebaik apapun program, tanpa adanya kolaborasi atau kerja sama yang baik antara tenaga kesehatan dan masyakarat tidak akan terwujud,” tegas Sodik.

Ditempat sama, Kepala Puskesmas Bungursari, dr.Eko Anggoro Sulistiyaji menjelaskan permasalahan yang dihadapi masyarakat untuk tiga bulan ke belakang.

“Meskipun belum tuntas dari status zero stunting, masalah stunting sudah mengalami angka penurunan yang signifikan,” jelas dr Eko.

Tak hanya itu, dijelaskan juga angka kematian ibu dan bayi juga mengalami penurunan. Hanya terjadi satu kasus kematian ibu hamil yang disebabkan penyakit bawaan.

“Keberhasilan ini tentunya, berkat kerja keras kita semua, terutama para kader yang terus berjuang untuk mengedukasi masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat,” ucapnya.

Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bungursari, permasalahan yang dihadapi saat ini adalah Zero dose, yaitu anak-anak yang belum pernah mendapatkan Imunisasi sama sekali.

“Saat ini terdapat 27 anak yang belum pernah imunisasi. Hal ini tentunya menjadi PR kita bersama untuk mengatasinya,” tandas dr Eko.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wabup Pakpak Bharat Resmikan Dapur Ke-4 SPPG di Kecupak I Kecamatan PGGS
Dukung Pemulihan Pasien, Poltekkes Tasikmalaya Berdayakan Keluarga dan Kader di Kawalu
Bebas Antrean dan Pungli, Bupati Tasikmalaya Luncurkan MPPDN Versi 2
Bimtek Literasi Informasi Bireuen: Memperkuat Peran Pustakawan, Guru dan Pegiat Literasi di Tengah Arus Informasi
Program Magang/KKN Internasional Batch VI Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Enrekang di Thailand
Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Doa Bersama dalam Rangka HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi
Uniga Cetak 41 Apoteker Baru, Angin Segar bagi Sektor Pelayanan Kesehatan
Diduga Bunuh Diri, Pria Tanpa Identitas Meninggal Dunia Terlindas Kereta Api di Garut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:13 WIB

Wabup Pakpak Bharat Resmikan Dapur Ke-4 SPPG di Kecupak I Kecamatan PGGS

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:08 WIB

Dukung Pemulihan Pasien, Poltekkes Tasikmalaya Berdayakan Keluarga dan Kader di Kawalu

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:42 WIB

Bebas Antrean dan Pungli, Bupati Tasikmalaya Luncurkan MPPDN Versi 2

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:18 WIB

Bimtek Literasi Informasi Bireuen: Memperkuat Peran Pustakawan, Guru dan Pegiat Literasi di Tengah Arus Informasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:04 WIB

Program Magang/KKN Internasional Batch VI Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Enrekang di Thailand

Berita Terbaru

Berita terbaru

Wabup Pakpak Bharat Resmikan Dapur Ke-4 SPPG di Kecupak I Kecamatan PGGS

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:13 WIB

Berita terbaru

Bebas Antrean dan Pungli, Bupati Tasikmalaya Luncurkan MPPDN Versi 2

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:42 WIB