Tasikmalaya, MNP – Puskesmas Bantar bersama Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi HIV serta Infeksi Menular Seksual (IMS).
Sasaran pesertanya anggota Karang Taruna Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari.
Kegiatan ini merupakan perdana dari rangkaian program yang akan menyusul ke 42 kelurahan lain hingga akhir November 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada remaja dan anggota Karang Taruna tentang penyebab, cara penularan, serta pengobatan penyakit HIV dan IMS, agar mereka mampu menjadi agen edukasi di lingkungannya.
Narasumber kegiatan, dr. Emelin Felindayani, pendamping program HIV dan IMS sekaligus dokter umum di Puskesmas Bantar, menyampaikan pentingnya kesadaran deteksi dini dan pendampingan terhadap masyarakat berisiko.
“Peserta kami bekali agar dapat menyampaikan kembali materi ini dalam kegiatan formal maupun non formal di lingkungannya,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).
Sementara itu, Kepala Puskesmas Bantarsari H. Tedi Setyadi, SKM., M.Si. menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi langkah awal pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli HIV/AIDS yang melibatkan Karang Taruna.
“Tren pasien IMS meningkat, maka perlu kolaborasi dengan Karang Taruna untuk menekan angka penularan di kalangan remaja,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV dan IMS, dengan menanamkan nilai pendekatan agama dan keluarga sebagai benteng utama dari perilaku berisiko.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan