Proyek TPS3R Dul Somad Diduga Asal-asalan, Pengawasan Dinas PUPR Lamsel Dipertanyakan!

Minggu, 17 November 2024 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Pembangunan TPS3R Dul Somad di Desa Beringin Kencana Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung menuai sorotan publik.

Pasalnya, proyek pengembangan sistem dan pengelolaan persampahan ini terkesan asal-asalan yang diduga dijadikan ajang bancakan oleh oknum untuk memperkaya pribadi dengan mengesampingkan kualitas pekerjaan.

Terlihat pasangan bata seperti asal jadi karena kelihatan miring tidak presisi jika dilihat berbagai sudut. Bahkan pemasangan baja ringan juga tidak bagus.

Publik mempertanyakan pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) sebagai leading sektor pembangunan TPS3R Dul Somed di Desa Beringin Kencana.

Padahal, kegiatan pembangunan sistem dan pengelolaan di daerah Kecamatan Candipuro ini bernilai kontrak Rp.198.183.356.00 dengan waktu pelaksanaan 90 kerja dari APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun anggaran 2024.

Faktanya, pekerjaan TPS3R yang dikerjakan CV Kurnia Jejama ini tidak sesuai dengan bangunan yang dikerjakan.

Saat dikonfirmasi wartawan, Bejo selaku kepala tukang proyek TPS3R mengatakan, dirinya hanyalah kepala tukang saja.

“Ini proyek bangunan pak Mardi orang Kalianda, kalau dihitung memang besar pak di sini dari pagu yang ada,” jelas Bejo, Sabtu (16/11/2024).

Untuk ongkos tukang lanjut dia, paling banyak habisnya 12 persen untuk semua pekerja, termasuk Bejo sebagai kepala tukang.

“Kalau untuk panjang dan lebar adalah 8 meter kali 8 meter saja pak, bangunan ini diperuntukkan ternak maggot,” ujar Bejo.

Salah satu warga Desa Beringin Kencana yang enggan disebut namanya sangat kecewa dengan hasil bangunan yang dikerjakan CV Kurnia Jejama yang terkesan asal asalan.

“Ini uang rakyat yang dikucurkan dari APBD oleh pemerintah sangat besar, namun hasilnya sangat tidak sesuai diharapkan,” cetus warga.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media kepada Mardi dari CV Kurnia Jejama via pesan WhastApp tidak menjawab spesifik temuan di lapangan.

“Alhamdulillah. Kita lagi dikasih rezeki dari Alloh SWT. Salam kenal juga dari abang,” jawab Mardi dalam pesan WhastApp.

Namun, ketika disinggung terkait pekerjaan kurang bagus, Mardi memilih bungkam tidak lagi membalas pesan WhatsApp.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 TNI, Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Bazar Murah untuk Masyarakat
Penghormatan untuk Almarhum, PSSI Kota Tasikmalaya Hentikan Turnamen Sepak Bola U-40
Warga Pasir Angin Lebak Tasikmalaya Sambut Baik Pembangunan TPT Lingkungan
Perkuat Akar Rumput Menuju Pemilu 2029, DPD NasDem Kota Tasikmalaya Gelar Pendidikan Politik dan Verifikasi Faktual
Dugaan Jual Beli Proyek Revitalisasi 2026 di SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Mencuat ke Publik
Sambut HUT ke-81 TNI, Gerakan Pangan Murah dan Bazar UMKM Diserbu Warga Tasikmalaya
Tingkatkan Ekonomi Warga, Kelurahan Sukajaya Gelar Pelatihan Tata Boga dan Menu Prasmanan
Jangan Coba Potong Dahannya! Pohon Raksasa di SDN Rodok Simpan Kisah Mencekam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:40 WIB

Semarakkan HUT ke-81 TNI, Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Bazar Murah untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

Penghormatan untuk Almarhum, PSSI Kota Tasikmalaya Hentikan Turnamen Sepak Bola U-40

Selasa, 22 September 2026 - 15:43 WIB

Warga Pasir Angin Lebak Tasikmalaya Sambut Baik Pembangunan TPT Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Akar Rumput Menuju Pemilu 2029, DPD NasDem Kota Tasikmalaya Gelar Pendidikan Politik dan Verifikasi Faktual

Selasa, 22 September 2026 - 14:26 WIB

Dugaan Jual Beli Proyek Revitalisasi 2026 di SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Mencuat ke Publik

Berita Terbaru