Proyek Rp 1,4 M: Jalan Baru Sebulan di Lampung Selatan Sudah Retak-retak, Kontraktor PT Nimbak Baya Bungkam

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Proyek rehabilitasi jalan yang menghubungkan Simpang Polsek Sidomulyo dan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi sorotan tajam.

Pasalnya, setelah infrastruktur senilai hampir Rp 1,5 Miliar dari APBD TA 2025 tersebut menunjukkan keretakan parah hanya dalam waktu kurang dari sebulan sejak rampung.

Kualitas pekerjaan yang meragukan ini menimbulkan kekecewaan mendalam dari masyarakat dan memicu pertanyaan besar tentang pengawasan Dinas PU-PR.

Proyek yang menelan anggaran tepatnya Rp 1.492.828.117,00 ini dilaksanakan oleh PT. Nimbak Baya Karya dengan pengawasan oleh CV. Wahana Pratama Agartha Konsultan.

Kontroversi mencuat karena kondisi kerusakan yang kontras dengan klaim pihak kontraktor pelaksana.

Pada 20 November 2025, perwakilan pelaksana berinisial CD sempat sesumbar di hadapan awak media. “Pekerjaan saya di mana-mana bagus, makanya ini saya dapat lagi,” katanya.

Namun, klaim tersebut kini terasa hampa. Hanya berselang beberapa minggu, jalan yang menjadi bagian dari Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota itu dipenuhi keretakan, mengindikasikan standar mutu yang jauh di bawah harapan.

Warga setempat inisial M, tidak menyembunyikan kekecewaannya. “Sangat kecewa melihat hasil kerja jalannya. Belum ada sebulan kok sudah pada retak-retak. Uang banyak, tapi hasilnya begini,” keluhnya.

Menanggapi kerusakan dini yang terjadi, awak media berupaya meminta klarifikasi lanjutan kepada CD pada 4 Desember 2025 mengenai penyebab keretakan dan rencana perbaikan.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis pada 9 Desember 2025, pihak PT. Nimbak Baya Karya memilih bungkam dan tidak membalas upaya konfirmasi.

Sikap diam kontraktor pelaksana ini semakin memperkuat spekulasi publik mengenai lemahnya akuntabilitas dan komitmen mereka terhadap kualitas proyek yang didanai sepenuhnya oleh uang rakyat.

Kerusakan yang terjadi begitu cepat ini dikhawatirkan akan memperpendek usia layanan jalan secara drastis, berpotensi memicu biaya perbaikan tambal sulam berulang, dan pada akhirnya kembali membebani anggaran daerah.

Dinas PU-PR Kabupaten Lampung Selatan didesak untuk segera mengambil tindakan tegas. Kontrak pekerjaan tersebut memiliki klausul masa pemeliharaan yang harus dimanfaatkan untuk menuntut perbaikan total dari PT. Nimbak Baya Karya.

Kegagalan proyek ini menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk mengevaluasi secara menyeluruh mekanisme pengawasan tender dan pelaksanaan proyek infrastruktur.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Raih Nilai IKPA Sempurna 100, Polres Lamsel Terima Penghargaan dari Kapolri dan Kapolda
SMKS Kesehatan Bhakti Kencana Lantik dan Ambil Sumpah 201 Siswa Angkatan XIII
Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok
Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan
Salurkan Bantuan, Dinsos Jeneponto Pastikan Jaminan Kesehatan Keluarga Lansia di Bontoramba
Impian Warga Terwujud, Jalan Penghubung Pakpak Bharat – Humbang Hasundutan Mulai Dikerjakan
Polsek Cibatu Berantas Obat Keras, Remaja Aceh Ditangkap Bersama Ratusan Butir Pil Terlarang 
Menikmati Senja Romantis di Lawu Kala Senja: Tempat Healing Paket Lengkap di Kaki Gunung Lawu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:27 WIB

Raih Nilai IKPA Sempurna 100, Polres Lamsel Terima Penghargaan dari Kapolri dan Kapolda

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

SMKS Kesehatan Bhakti Kencana Lantik dan Ambil Sumpah 201 Siswa Angkatan XIII

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:50 WIB

Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:08 WIB

Salurkan Bantuan, Dinsos Jeneponto Pastikan Jaminan Kesehatan Keluarga Lansia di Bontoramba

Berita Terbaru