Protes Jalan Rusak, Warga Gunungsari Sindir Pemkab Tasikmalaya dengan Tulisan

Jumat, 17 Juni 2022 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Ruas jalan menuju Cipanas Galunggung, tepatnya di Desa Gunungsari Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya kondisinya sangat memperihatinkan.

Padahal, jalan adalah salah satu penunjang jalannya roda perekonomian di masyarakat dan menjadi suatu kebutuhan vital disuatu daerah.

Sebagai bentuk aksi protes, warga setempat memasang plang dengan tulisan sindiran ‘numpak motor serasa numpak kuda’ (naik motor seperti naik kuda).

Sebab, tak terhitung banyaknya lobang di jalan perbatasan antara kota dan kabupaten Tasikmalaya ini. Hampir ditemukan kerusakan disepanjag malam itu. Parahnya, ketika musim hujan, tak ubahnya seperti kolam.

Menurut salah satu warga setempat yang enggan namanya disebutkan mengatakan, bahwa kondisi jalan seperti ini sudah menelan waktu sekitar dua tahunan.

“Padahal warga dan Pemerintah Desa setempat sudah beberapa kali mengajukan untuk permohonan perbaikan jalan ke instansi terkait. Namun, sampai saat ini tidak terealisasi, sehingga kondisi jalan semakin parah,” ucapnya, Jumat (17/06/2022).

Masih dijelaskan sumber, ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses jalan dari kota Tasikmalaya menuju kawasan Wisata Cipanas Galunggung. Tapi, warga tak habis pikir kepada instansi terkait.

Ketika pada saat musim liburan banyak wisatawan dari luar daerah yang mau berwisata atau menikmati suasana kawasan wisata Cipanas Galunggung, apa mereka tidak malu oleh orang luar dengan keadaan kondisi jalan seperti ini.

“Karena geram, warga menuliskan dalam plang berisi sindiran dan kritikan. Sekarang tulisan itu masih terpasang di sepanjang jalan Cipanas Galunggung Desa Gunungsari,” pungkasnya.

Terpisah, mantan Kepala Desa Gunungsari Herman saat dikonfirmasi via telepon selulernya mengaku jika dulu pihak desa sudah berupaya mengajukan permohonan ke Pemda, provinsi bahkan ke pusat.

“Tapi sampai detik ini belum ada respon ataupun jawaban,” tutupnya. (Eris).

Loading

Berita Terkait

Menuju Tasik Hejo, Moka Sukapura Tanam Pohon Buah di Objek Wisata Galunggung
Situ Gede Kering Parah, Aktivitas Tambang Galian C Diduga Jadi Pemicu
Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani MAKMUR JAYA 02 Rajapolah Resmi Berdiri
Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Langsung Ground Check Titik Hotspot di Kecamatan Paku
Ampera AY Mebas: Provinsi Kalteng Alokasikan Rp10 Miliar untuk Pengaspalan Jalan Patung-Hayaping
Petani dan Warga Pakpak Bharat Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait X Star Subsidi BBM
Polsek Dusun Tengah Olah TKP Jenazah Diduga Gantung Diri di Komplek Pasar Subuh Ampah
14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Menuju Tasik Hejo, Moka Sukapura Tanam Pohon Buah di Objek Wisata Galunggung

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Situ Gede Kering Parah, Aktivitas Tambang Galian C Diduga Jadi Pemicu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani MAKMUR JAYA 02 Rajapolah Resmi Berdiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Langsung Ground Check Titik Hotspot di Kecamatan Paku

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Ampera AY Mebas: Provinsi Kalteng Alokasikan Rp10 Miliar untuk Pengaspalan Jalan Patung-Hayaping

Berita Terbaru

Berita terbaru

Situ Gede Kering Parah, Aktivitas Tambang Galian C Diduga Jadi Pemicu

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:24 WIB