Tasikmalaya, MNP – LPK Media Karya resmi membuka Kursus/Pelatihan Singkat Las SMAW (Las Listrik) Gelombang 1 yang berlangsung di RM Otjoh, Jl. Mangin Cipari, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.
Pelatihan ini diikuti oleh 22 peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan, mulai dari lulusan SMA, Jumat (14/11/2025).
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan pokok pikiran (pokir) Ketua dan Anggota DPRD, yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di wilayah Kecamatan Bungursari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Bungursari, Sodik Sunandi, menyampaikan apresiasi sekaligus rasa syukur atas terlaksananya program pemberdayaan masyarakat tersebut.
Sodik bersyukur hari ini dilaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat hasil dari pokir Ketua dan Anggota DPRD.
“Atas nama masyarakat Bungursari, saya mengucapkan terimakasih kepada beliau-beliau yang telah memberikan pokir untuk masyarakat Bungursari sehingga bisa dilaksanakan kegiatan keterampilan mengelas ini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa tantangan dunia kerja saat ini tidak bisa hanya mengandalkan ijazah.
Menurut Sodik, situasi dunia kerja sekarang menuntut skill. Mudah-mudahan dengan keahlian mengelas ini, peserta bisa menciptakan lapangan kerja baru.
“Kami berharap peserta mengikuti pelatihan dengan seksama, tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi menyerap proses pembelajaran dan mengimplementasikannya agar mandiri,” tambahnya.
Sekretaris Kecamatan Bungursari, Irwan Waryana, S.Sos., M.M., juga menekankan pentingnya pelatihan berbasis praktik seperti las listrik untuk menambah kemampuan pemuda.
“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini, masa depan pemuda Bungursari bisa memperoleh tambahan ilmu terutama praktik pengelasan. Teori tanpa praktik itu sulit untuk dijalankan. Setelah dididik, mudah-mudahan mereka bisa mengembangkan dan memanfaatkannya sebagai peluang usaha,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pemuda menggali potensi dan menyadari pentingnya pengalaman kerja lapangan.
Mulyadi, Tutor sekaligus Narasumber dari LPK Media Karya, memaparkan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah mencetak generasi muda yang kreatif, produktif, dan memiliki keterampilan nyata.
“Pelatihan ini untuk menumbuhkan generasi muda yang bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Setidaknya peserta bisa berwirausaha di bidang pengelasan,” ujarnya.
Mulyadi juga menekankan pentingnya mematuhi prosedur keselamatan kerja demi menghindari risiko.
Gelombang pertama diikuti oleh 22 peserta, dan total dua gelombang akan mencakup 44 peserta.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga kemampuan nyata yang bisa langsung diterapkan.
Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi generasi muda, khususnya di wilayah Bungursari.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan






