TASIKMALAYA, MNP – Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya melaksanakan Program KIPAS (Pemberdayaan Kader dan Ibu Hamil melalui Kelas Ibu Promosi ASI Eksklusif) di Kelurahan Cilembang Kota Tasikmalaya.
Kegiatan yang berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026 ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan edukasi dan pendampingan terkait ASI eksklusif dan teknik menyusui
Sebanyak 21 kader Posyandu dan pengelola Kelas Ibu Hamil mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi edukasi interaktif penggunaan media audiovisual demontrasi teknik menyusui simulasi konseling diskusi kasus praktik serta monitoring dan evaluasi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program KIPAS dilaksanakan sebagai respon terhadap kebutuhan penguatan kompetensi kader hasil pengukuran awal menunjukan bahwa rata rata skor pengetahuan kader tentang ASI eksklusif sebesar 85,00 sedangkan rata rata keterampilan teknik menyusui sebesar 54,05.
Kondisi tersebut menunjukan perlunya pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan tetapi juga memberikan kesempatan kepada kader untuk melakukan praktik secara langsung.
Pelatihan dilaksanakan pada 8 dan 9 Juni 2026 pada pelatihan pertama kader mendapatkan materi mengenai ASI eksklusif teknik menyusui komunikasi kader, breastfeeding self-efficacy pendekatan mind body dan pendampingan ibu nifas.
Kegiatan di lengkapi media audiovisual agar peserta memperoleh gambaran konkret mengenai proses menyusui.
Pada hari berikutnya peserta mendapatkan demontrasi posisi ibu dan bayi serta teknik perlekatan yang tepat kader kemudian melakukan simulasi dan praktik dengan pendampingan serta umpan balik dari fasilitator.
Kegiatan juga dilengkapi simulasi konseling dan diskusi berbagai kasus permasalahan menyusui yang dapat ditemukan di masyarakat
Hasil evaluasi menunjukan adanya peningkatan kompetensi kader rata rata pengetahuan meningkat dari 85,00 menjadi 95,48 atau naik 10,48 poin dengan hasil uji statistik menunjukan perbedaan bermakna (p < 0,001).
Sementara itu keterampilan teknik menyusui meningkat dari 54,05 menjadi 86,07 dengan peningkatan sebesar 32,02 poin ( t = 17,81 ; < 0,001).
Setelah pelatihan kader diarahkan untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh melalui Kelas Ibu Hamil Posyandu.
Kunjungan Rumah monitoring dan evaluasi dilakukan pada 10 21 Juli dan 5 Agustus 2026 untuk melihat penerapan pengetahuan dan keterampilan sekaligus memberikan penguatan apabila masih ditemukan kendala
Selain peningkatan kompetensi program KIPAS menghasilkan Modul KIPAS dan media audiovisual yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber pembelajaran bagi kader.
Program ini juga membentuk kelompok KIPAS sebagai wadah kader dalam mendukung edukasi dan pendampingan ASI ekslusif di tingkat masyarakat.
Melalui program KIPAS Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya berupaya memperkuat peran kader sebagai mitra masyarakat dalam promosi ASI eksklusif keberlanjutan kegiatan diarahkan melalui kolaborasi kader bidan kelurahan Posyandu dan Kelas Ibu Hamil.
Kegiatan ini didukung oleh Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya melalui pendanaan Program KIPAS.
Tim pelaksana menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kelurahan Cilembang pengelola Kelas Ibu Hamil kader Posyandu serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
![]()
Penulis : Uly Artha Silalahi,SST,M.Keb










Tinggalkan Balasan