Program Kipas Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Tingkatkan Kompetensi Kader ASI Eksklusif di Cilembang

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya melaksanakan Program KIPAS (Pemberdayaan Kader dan Ibu Hamil melalui Kelas Ibu Promosi ASI Eksklusif) di Kelurahan Cilembang Kota Tasikmalaya.

Kegiatan yang berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026 ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan edukasi dan pendampingan terkait ASI eksklusif dan teknik menyusui

Sebanyak 21 kader Posyandu dan pengelola Kelas Ibu Hamil mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi edukasi interaktif penggunaan media audiovisual demontrasi teknik menyusui simulasi konseling diskusi kasus praktik serta monitoring dan evaluasi

Program KIPAS dilaksanakan sebagai respon terhadap kebutuhan penguatan kompetensi kader hasil pengukuran awal menunjukan bahwa rata rata skor pengetahuan kader tentang ASI eksklusif sebesar 85,00 sedangkan rata rata keterampilan teknik menyusui sebesar 54,05.

Kondisi tersebut menunjukan perlunya pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan tetapi juga memberikan kesempatan kepada kader untuk melakukan praktik secara langsung.

Pelatihan dilaksanakan pada 8 dan 9 Juni 2026 pada pelatihan pertama kader mendapatkan materi mengenai ASI eksklusif teknik menyusui komunikasi kader, breastfeeding self-efficacy pendekatan mind body dan pendampingan ibu nifas.

Kegiatan di lengkapi media audiovisual agar peserta memperoleh gambaran konkret mengenai proses menyusui.
‎
‎Pada hari berikutnya peserta mendapatkan demontrasi posisi ibu dan bayi serta teknik perlekatan yang tepat kader kemudian melakukan simulasi dan praktik dengan pendampingan serta umpan balik dari fasilitator.

Kegiatan juga dilengkapi simulasi konseling dan diskusi berbagai kasus permasalahan menyusui yang dapat ditemukan di masyarakat
‎
‎Hasil evaluasi menunjukan adanya peningkatan kompetensi kader rata rata pengetahuan meningkat dari 85,00 menjadi 95,48 atau naik 10,48 poin dengan hasil uji statistik menunjukan perbedaan bermakna (p < 0,001).

Sementara itu keterampilan teknik menyusui meningkat dari 54,05 menjadi 86,07 dengan peningkatan sebesar  32,02 poin ( t = 17,81 ; < 0,001).

‎Setelah pelatihan kader diarahkan untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh melalui Kelas Ibu Hamil Posyandu.

Kunjungan Rumah monitoring dan evaluasi dilakukan pada 10 21 Juli dan 5 Agustus 2026 untuk melihat penerapan pengetahuan dan keterampilan sekaligus memberikan penguatan apabila masih ditemukan kendala
‎
‎Selain peningkatan kompetensi program KIPAS menghasilkan Modul KIPAS dan media audiovisual yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber pembelajaran bagi kader.

Program ini juga membentuk kelompok KIPAS sebagai wadah kader dalam mendukung edukasi dan pendampingan ASI ekslusif di tingkat masyarakat.
‎
Melalui program KIPAS Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya berupaya memperkuat peran kader sebagai mitra masyarakat dalam promosi ASI eksklusif keberlanjutan kegiatan diarahkan melalui kolaborasi kader bidan kelurahan Posyandu dan Kelas Ibu Hamil.
‎
‎Kegiatan ini didukung oleh Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya melalui pendanaan Program KIPAS.

Tim pelaksana menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kelurahan Cilembang pengelola Kelas Ibu Hamil kader Posyandu serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

Loading

Penulis : Uly Artha Silalahi,SST,M.Keb

Berita Terkait

Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas
Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan
Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029
Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama
Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis
Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek
Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis

Berita Terbaru