Lampung, MNP – Pemerintah mengalokasikan pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp31,81 triliun untuk Provinsi Lampung.
Alokasi ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan perjuangan Gubernur serta Wakil Gubernur Lampung terpilih 2025-2030, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela (Mirza-Jihan).
Anggaran tersebut terdiri dari Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp23,05 triliun dan Belanja Pemerintah Pusat (BPP) Rp8,76 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Alokasi TKD meliputi Dana Bagi Hasil (DBH) Rp701,3 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp14,30 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp1,12 triliun, DAK Non Fisik Rp4,51 triliun, insentif fiskal Rp1,26 triliun, dan Dana Desa Rp2,27 triliun.
Sementara itu, BPP di Lampung terdiri dari belanja pegawai Rp4,1 triliun, belanja barang Rp3,2 triliun, belanja modal Rp1,3 triliun, dan belanja bantuan sosial (bansos) Rp45,11 miliar. Total BPP ini akan disalurkan kepada 440 satuan kerja, 4 KPPN, dan 43 kementerian/lembaga.
Fokus Pembangunan 2025
Menurut Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Lampung, Mohammad Dody Fachrudin, alokasi TKD pada 2025 naik 2,75% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sedangkan BPP justru mengalami penurunan sebesar 21,42%. Namun, penyesuaian ini dilakukan dengan empat fokus utama:
1. Efisiensi belanja barang non operasional.
2. Mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
3. Mendorong mobilitas dan produktivitas.
4. Mendukung perlindungan sosial yang berkeadilan.
Tantangan Mirza-Jihan
Mirza-Jihan mewarisi tantangan besar berupa tren defisit APBD. Berdasarkan laporan Pansus DPRD Lampung, defisit APBD 2023 mencapai Rp1,4 triliun dengan gagal bayar sebesar Rp580 miliar pada 2024.
Gagal bayar ini berdampak pada terhentinya ratusan proyek pembangunan, termasuk di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Namun, dengan dukungan alokasi APBN yang besar serta kepemimpinan yang optimis, duet Mirza-Jihan diharapkan mampu “membunuh” tren defisit ini dan membawa perubahan besar bagi Lampung.
Modalitas Kemenangan Besar
Mirza-Jihan mencetak sejarah dengan raihan suara 3.300.681 atau 82,69% pada Pilgub 2024. Sebagai perwakilan Partai Gerindra, pasangan ini didukung penuh oleh pemerintahan pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Harapannya, sinergi ini mampu mendorong percepatan pembangunan dan mengatasi berbagai permasalahan keuangan daerah. Semoga perubahan besar segera terwujud bagi Provinsi Lampung.
![]()
Penulis : Basir
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan