Potret Kelam Dunia Pendidikan, Pasca Roboh Bangunan SDN Sirnasari Luput Perhatian 

Senin, 5 Juni 2023 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Ditengah gelontorkan bantuan pemerintah untuk dunia pendidikan, masih ada saja bangunan sekolah yang memprihatinkan.

Itu terlihat dari tangisan siswa SDN Sirnasari yang terletak di Desa Cikukulu kecamatan Karangnunggal kabupaten Tasikmalaya.

Mereka meminta pemerintah segera memperbaiki ruang belajar yang roboh sekitar dua tahun, namun sampai saat ini mimpi tersebut belum juga terwujud.

Padahal menurut salah satu siswi kelas 4 sebut saja bunga mengatakan, ruang belajarnya sekarang seperti kandang ayam.

“Bahkan dulu kami sempat belajar di tempat parkir motor guru, tanpa ada atap,” ungkap bunga sembari meneteskan air mata ketika dikonfirmasi MNP.

Keadaan semakin menyayat hati, dimana siswa siswi SDN Sirnasari kelas satu meminta bantuan langsung ke presiden Republik Indonesia Jokowi.

Bapak Presiden sekolah kami SD Sirnasari tolong diperbaiki” kata para murid yang dituangkan dalam coretan di papan tulis.

Berdasarkan pantauan MNP di lokasi, kondisi sekolah SDN Sirnasari Desa Cikukulu kecamatan Karangnunggal sangat memprihatinkan.

Nampak dua ruangan kelas kondisinya sudah roboh, bahkan tumpukan kayu reruntuhan dibiarkan sehingga disinyalir jadi sarang binatang melata.

Tentunya, keadaan miris itu berdampak dan menganggu kegiatan belajar mengajar. Namun, dengan ruangan seadanya siswa tetap belajar dengan harapan bisa menggapai cita-cita mulia.

Mereka tetap mengikuti pembelajaran yang diberikan oleh gurunya, tapi tetap saja kondisi seperti ini jelas akan mempengaruhi mental peserta didik.

Kepala sekolah SDN Sirnasari RinRin Oktariani SPD mengatakan, dirinya baru setahun menjabat dan pas kejadian runtuh sekolah diperkirakan sudah 2 tahun lebih.

RinRin pun mengaku sudah melakukan permohonan kepada pihak terkait bahkan sudah sampai dua kali.

“Kami sudah melayangkan proposal ke Kementerian Pendidikan tapi sampai saat ini belum ada tanggapan,” cetus RinRin.

“Dulu pernah ada dari dinas terkait yang memverifikasi tapi tidak ada lagi jawaban kapan sekolah ini akan direhab,” imbuhnya.

Selain dari pihak Dinas, juga sempat datang melihat kondisi sekolah dari anggota DPRD praksi Golkar Asep Saepuloh yang asli orang Desa Cikukulu, namun tetap saja tidak ada membantu untuk memperbaiki.

“Kami meminta kepada pemerintah pusat atau daerah segera tanggap untuk memperbaiki sekolah SDN Sirnasari yang kondisinya rusak parah jangan menunggu sampai ada korban jiwa,” harap RinRin.

Terpisah, Sera Sani Verana, M.Pd selaku Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Tasikmalaya , mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan tentang kondisi yang ada memang banyak yang rusak.

“Bukan hanya di Cikukulu saja tapi banyak lagi sekolah sekolah yang lainnya yang kondisinya rusak sedang dan rusak parah sama seperti SD Sirnasari,” ujar Sera.

Dengan kondisi seperti itu, pihak Dinas Pendidikan sudah melakukan berbagai upaya melakukan perbaikan, baik yang digulirkan pemerintah daerah ataupun pemerintah pusat ataupun propinsi.

“Biarpun secara bertahap dilakukan oleh pemerintah daerah sekolah yang rusak yang ada di kabupaten Tasikmalaya dengan kondisi yang ada dan anggaran yang terbatas mudah-mudahan bisa melakukan perbaikan,” ujarnya.

Menurutnya, pihak dinas akan terus berupaya, meskipun tidak bisa sekaligus memperbaiki dengan anggaran terbatas, baik menggunakan anggaran yang bersumber dari DAK dari pemerintah pusat ataupun sumber dari provinsi Jawa Barat.

“Kami pihak dinas sudah menyampaikan kepada pimpinan baik pam Kadis dan telah menyampaikan kepada pemerintah daerah ataupun Bupati Tasikmalaya,” tandasnya. (SN)

Loading

Berita Terkait

Ketua Komisi III DPRD Warning Pengelola SPPG Awipari: PBG Tak Akan Terbit Jika Tabrak Sempadan Sungai
Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali
TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut
Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM
Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang
Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Pakan Ayam Seruduk Truk Trailer
Akselerasi Pembangunan Desa, Bupati Jeneponto Apresiasi Peran TNI dalam Program TMMD ke-128
Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Respons PUPR Diuji: Janji Perbaikan Jangan Sekadar Wacana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:54 WIB

Ketua Komisi III DPRD Warning Pengelola SPPG Awipari: PBG Tak Akan Terbit Jika Tabrak Sempadan Sungai

Rabu, 22 April 2026 - 18:18 WIB

Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali

Rabu, 22 April 2026 - 15:30 WIB

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 April 2026 - 15:23 WIB

Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM

Rabu, 22 April 2026 - 14:59 WIB

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Berita Terbaru

Berita terbaru

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:30 WIB

Berita terbaru

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:59 WIB