Tasikmalaya, MNP – Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan keluarga sekaligus pemberdayaan perempuan, Poltekkes Kemenkes menggelar kegiatan Bina Wilayah, Pembinaan Srikandi Sehat di Kampung Lengo, RW 10, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/10/2025).
Kegiatan melibatkan masyarakat setempat serta berbagai mitra lintas sektor, termasuk Dinas DP3AKB, Dinas Pertanian, dan Universitas Siliwangi. Mengusung tema “Sinergi Responsif Inovatif Kesehatan Ibu dan Anak Demi Integrasi Sehat, Emansipatif, Harmonis, Aktif, dan Tangguh_.
Program ini menjadi bentuk nyata komitmen Poltekkes Tasikmalaya dalam mendukung program pemerintah daerah melalui penguatan peran perempuan di bidang kesehatan keluarga dan lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu kegiatan unggulan dalam acara ini adalah pelatihan pembuatan serbuk instan “Bangjale” (Bangle, Jahe, dan Lemon), minuman herbal lokal yang kaya antioksidan serta bermanfaat dalam menjaga daya tahan tubuh.
Dr. Nuraji, Apt., M.Farm selaku narasumber utama bersama Dr. Peni Cahyati, SKp., M.Kes, Helmi Diana, M.Keb, dan Dita Eka Mardiani, SST., M.Keb sebagai tim bina wilayah menjelaskan bahwa pelatihan Bangjale bukan hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pengembangan produk herbal lokal yang bernilai jual tinggi.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong para perempuan untuk mengembangkan keterampilan wirausaha berbasis bahan alami lokal yang menyehatkan sekaligus bernilai ekonomi. Diharapkan, produk seperti Bangjale bisa menjadi peluang usaha baru bagi pelaku UMKM,” ujar Dr. Nuraji.
Selain memberikan pelatihan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan edukatif.
“Kami berharap perempuan di wilayah binaan Kampung Lengo, RW 10 Kelurahan Bantarsari ini menjadi lebih berdaya, sehat, dan mandiri, baik secara ekonomi maupun sosial,” ungkap salah satu anggota tim bina wilayah.
Dengan adanya program Srikandi Sehat, Poltekkes Tasikmalaya berharap lahir kelompok perempuan inspiratif yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya membawa semangat hidup sehat, berdaya, dan produktif bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan