Polres Garut Evakuasi Mayat Korban Laka Laut di Pantai Lemah Neundeut

Sabtu, 29 Maret 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Sebuah penemuan mayat yang diduga korban kecelakaan laut terjadi pada hari Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 WIB di Pantai Lemah Neundeut, Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh sejumlah nelayan yang sedang memancing di kawasan tersebut.

Kasat Polairud Polres Garut IPTU Aep Saprudin mengatakan saat para nelayan memeriksa sesuatu yang mencurigakan di bibir pantai, mereka menemukan sesosok mayat yang terseret ke daratan.

Para nelayan segera melaporkan penemuan itu kepada Polsek Cibalong, yang kemudian meneruskan informasi kepada Satpolairud Polres Garut. Sebagai respons cepat, tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah.

Tim SAR yang terlibat dalam kegiatan evakuasi ini antara lain anggota Satpolairud Polres Garut, Basarnas Kabupaten Garut, Tagana, dan relawan.

Mereka bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah korban yang ditemukan di pantai.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk proses identifikasi dan pemulasaraan jenazah.

Hasil identifikasi tim medis bersama keluarga korban memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Rohidin Maulana.

“Korban seorang nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut akibat perahu terbalik pada Kamis, 27 Maret 2025, di perairan Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Garut,” ujar Kasat Polairud.

Rohidin Maulana, yang berusia 34 tahun dan berasal dari Desa Sukakerta, Kecamatan Cimalaya Wetan, Kabupaten Karawang, diakui oleh pihak keluarga sebagai korban yang telah lama hilang pasca kecelakaan laut.

Setelah identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halamannya.

Kegiatan evakuasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, terutama karena tim SAR gabungan bekerja cepat dan sigap.

Keberhasilan ini menjadi bukti kerja sama antara berbagai instansi dan relawan yang turut membantu dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

Sementara itu, pihak kepolisian dan instansi terkait masih terus menyelidiki kejadian kecelakaan laut tersebut untuk memastikan penyebab pasti dari perahu terbalik yang merenggut nyawa korban.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Saat Sang Merah Putih Berkibar, Semangat Pancasila Kembali Diteguhkan di Tasikmalaya
Semrawut dan Menjuntai, Kabel Fiber Optik di Depan Perum Andalusia Bahayakan Pengguna Jalan
Ketua BBC Kota Tasikmalaya Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Galih LS
Satu Laporan, Tiga Tersangka Tertangkap: 110 Polri Jadi Gerbang Pengungkapan Kasus Narkoba di Palas
Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran
Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat
Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:36 WIB

Saat Sang Merah Putih Berkibar, Semangat Pancasila Kembali Diteguhkan di Tasikmalaya

Senin, 1 Juni 2026 - 19:40 WIB

Semrawut dan Menjuntai, Kabel Fiber Optik di Depan Perum Andalusia Bahayakan Pengguna Jalan

Senin, 1 Juni 2026 - 18:54 WIB

Ketua BBC Kota Tasikmalaya Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Galih LS

Senin, 1 Juni 2026 - 15:54 WIB

Satu Laporan, Tiga Tersangka Tertangkap: 110 Polri Jadi Gerbang Pengungkapan Kasus Narkoba di Palas

Senin, 1 Juni 2026 - 15:42 WIB

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Berita Terbaru

Ilustrasi - AI

Barito Timur

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Senin, 1 Jun 2026 - 15:42 WIB