Tasikmalaya, MNP – Beragam cara dilakukan oleh Permatadora (Perkumpulan Masyarakat Donor Darah) untuk membantu ketersediaan di Kota Tasikmalaya.
Tidak seperti biasanya melayangkan surat undangan, tapi kali ini Permatadora mendatangi kegiatan Pasanggiri Jemparingan di halaman Bale kota Tasikmalaya, Minggu (23/06/2024).
H Murjani mengatakan, ini untuk menjaring para peserta Pasanggiri Jemparingan yang diikuti oleh ratusan peserta, bahkan dari luar daerah hasil kolaborasi antara Perpatri dan Kormi Kota Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekitar 30 an orang yang di periksa kesehatan, ada yang lolos, ada yang enggak, kalau nanti sampai dapat sekitar 50 labu, itu sudah luar biasa,” ungkap Murjani.
Selain fokus donor darah, Permatadora juga menyediakan dokter untuk persiapan apabila para peserta nanti terjadi kelelahan/sakit juga disiapkan ambulan lengkap dengan alat alat medisnya.
Bukan hanya itu, yang paling penting adalah setiap orang yang hadir diberikan edukasi akan pentingnya donor darah. Apalagi, kebutuhan darah di Kota Tasikmalaya meningkat namun stok darah menipis.
“Sebagai himbauan khususnya buat masyarakat, Kota Tasikmalaya sebenarnya krisis darah, dari kebutuhan 80 labu per hari, tapi rata rata baru 20 % yang mau menjadi donor darah sukarela,” katanya.
Artinya terang Murjani, setiap dua bulan sudah ada kesadaran untuk donor darah tapi lainnya jika ada orang yang butuh masih cari donor darah pengganti.
“Harapannya, ayo kita menjadi pendonor yang aktif setiap 2 bulan datang ke UGD untuk mendonorkan darahnya,” tandas Murjani.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan