Peringati MayDay 2024, Disnaker Kota Tasikmalaya Adakan Bansos untuk Para Buruh

Kamis, 2 Mei 2024 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (MayDay) tahun 2024 dengan rangkaian bantuan sosial, Kamis (02/04).

Nampak hadir PJ Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah, Kepala Disnaker Dudi Holidi, Asda II Tedi Setiadi, dan sejumlah organisasi buruh seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) beserta tamu undangan lainnya.

Kepala Disnaker Kota Tasikmalaya, Dudi Ahmad Holidi menyebut, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan harmonisasi antara pemerintah, pengusaha dan kaum buruh.

Dalam kesempatan itu, Cheka Virgowansyah berharap bagaimana hubungan industrial bersama para buruh pengusaha bisa terjadi secara harmonis dinamis juga berkeadilan.

“Hari kita buktikan tidak hanya dalam ruang yang serius saja kita, tapi juga dalam bansos pun bisa kita lakukan,” kata Cheka Virgowansyah.

Diakuinya, dari sekitar 30 ribu buruh di Kota Tasikmalaya, baru 400 ribuan yang terkaper jaminan sosial. Lantaran itu, kedepannya bisa membuka ruang diskusi antara serikat, pengusaha di tempat ngobrol agar lebih santai.

“Karena keterbatasan, ada perusahaan belum maksimal menunaikan kewajiban, itu akan jadi bahan diskusi kedepan. Ada dialog untuk memberi masukan jadi perbaikan ke perusahaan dan buruh,” papar Cheka.

Sementara itu, Ketua DPC SPSI kota Tasikmalaya Yuhendra Effendi menyebut, masih banyak pekerja belum mendapatkan hak sesuai undang undang dan monitoring dinilai belum maksimal.

“Masih banyak (gaji, -red) di luar Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) berikut jaminan sosialnya,” ujar Yuhendra.

SPSI ingin Pemkot Tasikmalaya kedepan ada gebrakan, tapi PJ Cheka Virgowansyah tadi menyampaikan terkait ini bisa diadakan ngopi bareng agar suasana cair.

“Kami anggap bagaimana pemerintah ini belum punya keberanian bagi pengusaha yang menyimpang (aturan, red),” pungkasnya.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok
Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan
Salurkan Bantuan, Dinsos Jeneponto Pastikan Jaminan Kesehatan Keluarga Lansia di Bontoramba
Impian Warga Terwujud, Jalan Penghubung Pakpak Bharat – Humbang Hasundutan Mulai Dikerjakan
Polsek Cibatu Berantas Obat Keras, Remaja Aceh Ditangkap Bersama Ratusan Butir Pil Terlarang 
Menikmati Senja Romantis di Lawu Kala Senja: Tempat Healing Paket Lengkap di Kaki Gunung Lawu
Dukung Informasi Pendidikan Positif, SMPN 2 Cibiuk Jalin Kemitraan Bersama Media
Menteri Kependudukan Wihaji Kunker ke Sumut, Bupati Pakpak Bharat Titip Harapan Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:50 WIB

Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:08 WIB

Salurkan Bantuan, Dinsos Jeneponto Pastikan Jaminan Kesehatan Keluarga Lansia di Bontoramba

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:00 WIB

Impian Warga Terwujud, Jalan Penghubung Pakpak Bharat – Humbang Hasundutan Mulai Dikerjakan

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:09 WIB

Polsek Cibatu Berantas Obat Keras, Remaja Aceh Ditangkap Bersama Ratusan Butir Pil Terlarang 

Berita Terbaru