Percepat Proyek PLTA Kombih III, Bupati Pakpak Bharat dan Kajatisu Rakor Bareng Tokoh Adat

Senin, 2 Februari 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) strategis mengenai pembebasan lahan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kombih III di Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe.

Rapat yang diinisiasi oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) ini digelar di Aula Cipta Kerta, Kantor Kejatisu, Medan, dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Dr. Harli Siregar, SH, M.Hum.

Dalam arahannya, Kajatisu Dr. Harli Siregar menekankan bahwa kekurangan energi merupakan tantangan nasional yang mendasar, termasuk di wilayah Sumatera Utara. Oleh karena itu, komitmen PT PLN dalam membangun infrastruktur energi harus didukung penuh oleh semua pihak.

“Saya berharap seluruh masyarakat adat Pakpak Bharat dan Forkopimda dapat bersinergi dengan Pemerintah Pusat serta BUMN. Keberhasilan pembangunan ini akan menjadi legacy (warisan) yang baik untuk generasi mendatang,” ujar Kajatisu.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah tokoh adat dari Sulang Silima Marga Berutu dan Marga Angkat, menunjukkan adanya keterlibatan masyarakat hukum adat dalam proses administrasi proyek strategis ini.

PLTA Kombih III diproyeksikan memiliki kapasitas besar mencapai 45 Megawatt (MW). Bupati Franc Bernhard Tumanggor berharap segala kendala administrasi, termasuk pembebasan lahan, dapat segera tuntas agar proses konstruksi bisa dimulai.

“Harapan kita investor bisa segera masuk dan kebutuhan energi listrik terpenuhi. Dengan adanya rakor yang difasilitasi Kejatisu ini, mudah-mudahan dapat menghapus keragu-raguan di tengah masyarakat, khususnya para pemilik lahan yang terdampak,” jelas Bupati Franc.

Pembangunan pembangkit listrik di hilir sungai Lae Kombih ini tidak hanya krusial bagi Kabupaten Pakpak Bharat, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat stabilitas pasokan energi listrik di Provinsi Sumatera Utara hingga Provinsi Aceh.

Hadir mendampingi Bupati dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat Jalan Berutu, S.Pd, MM, beserta sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejatisu, Nur Handayani, SH, MH.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Semrawut dan Menjuntai, Kabel Fiber Optik di Depan Perum Andalusia Bahayakan Pengguna Jalan
Ketua BBC Kota Tasikmalaya Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Galih LS
Satu Laporan, Tiga Tersangka Tertangkap: 110 Polri Jadi Gerbang Pengungkapan Kasus Narkoba di Palas
Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran
Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat
Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya
Dugaan Konflik Kepentingan Mengemuka di Balik Polemik Proyek Desa Pangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:40 WIB

Semrawut dan Menjuntai, Kabel Fiber Optik di Depan Perum Andalusia Bahayakan Pengguna Jalan

Senin, 1 Juni 2026 - 18:54 WIB

Ketua BBC Kota Tasikmalaya Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Galih LS

Senin, 1 Juni 2026 - 15:54 WIB

Satu Laporan, Tiga Tersangka Tertangkap: 110 Polri Jadi Gerbang Pengungkapan Kasus Narkoba di Palas

Senin, 1 Juni 2026 - 15:42 WIB

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Senin, 1 Juni 2026 - 12:41 WIB

Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan

Berita Terbaru

Ilustrasi - AI

Barito Timur

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Senin, 1 Jun 2026 - 15:42 WIB