Penemuan Mayat di Kp Leuwi Malang Gegerkan Warga Kota Tasikmalaya

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Penemuan mayat di Kampung Leuwi Malang, RT 01 RW 03, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menggegerkan warga sekitar, Rabu malam (18/02).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh kerabat korban, Yulinas, yang juga menjabat sebagai Ketua RT 02 RW 02 Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Menurut keterangan Yulinas saat diwawancarai awak media, ia awalnya mendatangi istri almarhum karena pada hari itu ada rencana pencairan dana di salah satu bank.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak bank meminta tanda tangan suami dan istri. Karena itu, Yulinas diminta menjemput suami istri tersebut yang diketahui sedang berada di kolam ikan miliknya di Kampung Leuwi Malang.

“Saya datang ke lokasi saung. Saya memanggil-manggil ‘Pak Haji, Pak Haji’, tapi tidak ada jawaban. Karena penasaran, saya membuka pintu saung. Saat pintu dibuka, Pak Haji Pupu sudah terbaring dengan mata menatap ke atas. Saya gemetar dan langsung lari memberi tahu warga sekitar,” jelas Yulinas.

“Setelah itu saya kembali ke lokasi bersama warga, lalu saya pejamkan matanya sambil membacakan doa, ‘Innalillahi wa innailaihi rojiun’. Setelah itu saya memberi kabar kepada istri dan keluarganya bahwa Pak Haji sudah meninggal dunia,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Maman selaku Ketua RT 01 RW 03 Kampung Leuwi Malang membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban memang dikenal warga sebagai pemilik kolam ikan dan rutin datang setiap hari untuk memberi pakan ikan.

“Benar, korban memiliki kolam ikan di wilayah kami. Setiap hari beliau datang ke sini untuk memberi makan ikan. Saya juga kaget karena tadi banyak warga datang ke lokasi, tapi saya belum sempat ke sana karena ada acara,” ungkapnya.

Korban diketahui bernama Marpu (73). Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga meninggal di lokasi sebelum ditemukan.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa menggunakan mobil jenazah ke RSUD dr. Soekardjo untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Inafis maupun kepolisian terkait penyebab pasti kematian korban.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Menggustungken Sebban Mi Nangguru Ketaring” Tandai Pembukaan Pesta Budaya Oang-Oang Pakpak Bharat 2026
Wabup Pakpak Bharat Apresiasi Kemeriahan Festival Bunga dan Buah Berastagi
Mengapa Karaoke Tanpa PBG dan SLF Bebas Beroperasi? AMT Desak Pemkot Tasikmalaya Jangan Ompong!
Atasi Kesulitan Air, Sumur Bor TMMD Kodim 0612 Bantu Warga Parungponteng
Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul
Tuntut Perpanjangan Barcode X Star Minyak Bersubsidi, Warga Pakpak Bharat Gelar Aksi Damai
Mahasiswa KKN Unhas Gelar Edukasi Hemat Air, Kebersihan Lingkungan dan Cuci Tangan di SD Negeri Tanaloe
Lokmin Lintas Sektor, Puskesmas Bungursari dan Sukalaksana Genjot Capaian BIAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:40 WIB

Menggustungken Sebban Mi Nangguru Ketaring” Tandai Pembukaan Pesta Budaya Oang-Oang Pakpak Bharat 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:28 WIB

Wabup Pakpak Bharat Apresiasi Kemeriahan Festival Bunga dan Buah Berastagi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:06 WIB

Mengapa Karaoke Tanpa PBG dan SLF Bebas Beroperasi? AMT Desak Pemkot Tasikmalaya Jangan Ompong!

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:03 WIB

Atasi Kesulitan Air, Sumur Bor TMMD Kodim 0612 Bantu Warga Parungponteng

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:52 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul

Berita Terbaru